Rabu
14 Oktober 2026 | 8 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Imbau Kandidat Pilkada Adu Program, Jokowi: Pilihlah Pemimpin yang Paling Baik

pdip-jatim-jokowi-Sertifikat-rote

ROTE – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan, jangan sampai persatuan, kesatuan, persaudaraan di antara sesama warga bangsa menjadi tidak erat gara-gara perbedaan yang ada, karena kita adalah saudara-saudara sebangsa dan setanah air.

“Oleh sebab itu, dalam setiap pesta demokrasi, pilihan bupati, wali kota, gubernur, dan juga nantinya pilihan presiden, jangan sampai gara-gara pilihan kita berbeda, kita menjadi tidak rukun. Gara-gara pilihan politik yang berbeda kita dengan tetangga tidak saling berbicara. Tidak boleh seperti itu,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat, di Halaman Kantor Bupati Rote Ndao, Ba’a, Rote, NTT, Selasa (9/1/2018).

Menurut Kepala Negara, karakter bangsa Indonesia adalah karakter yang santun. Karena itu, ia menitipkan karena di Nusa Tenggara Timur (NTT)juga akan ada pilihan gubernur tahun ini, ada 10 pilihan bupati dan wali kota, jangan sampai rakyat dibawa-bawa dalam pesta demokrasi ke dalam isu-isu SARA, yang saling fitnah, saling mencela, saling mencemooh.

“Kita lupa bahwa kita ini adalah saudara. Pilihlah pemimpin yang paling baik, coblos, setelah itu rukun kembali. Jangan sampai di antara kita ada yang tidak rukun gara-gara pilihan politik yang berbeda,” tutur Kepala Negara.

Kepada partai politik para kandidat yang maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Presiden Jokowi juga menitipkan, agar menggunakan masa kampanye dengan adu gagasan, adu ide, adu rencana-rencana untuk daerahnya, adu program, sehingga masyarakat menjadi mengerti.

“Silakan masyarakat memilih. Jangan sampai, sekali lagi, rakyat dibawa-bawa ke dalam isu-isus SARA, isu-isu yang memecah belah kita bangsa Indonesia,” tegas Presiden Jokowi.

108 Ribu Sertifikat

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyerahkan 108.523 sertifikat bidang tanah kepada warga di Provinsi NTT.

Presiden mengaku sengaja konsentrasi mengurus sertifikat supaya bisa diberikan kepada rakyat sebanyak-banyaknya, karena setiap dirinya ke daerah selalu yang masuk ke telinga saya adalah sengketa tanah,  sengketa lahan.

“Di mana-mana, hampir di semua provinsi, semua provinsi. Antara adik dengan kakak, ada yang antara anak dengan bapaknya, ada yang tetangga dengan tetangganya, ada yang masyarakat dengan pemerintah, ada yang masyarakat dengan perusahaan, sengketa seperti itu banyak,” ungkap Presiden.

Presiden bisa memahami hal itu, karena dari 126 juta sertifikat yang harus dipegang masyarakat, baru 46 juta, yang jadi. Jadi masih 80 juta sertifikat yang belum bisa diberikan kepada masyarakat.

Oleh sebab itu, Presiden memerintahkan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN, agar pada  di 2017 setidaknya ada 5 juta sertifikat yang harus diberikan kepada masyarakat di seluruh tanah air.

“Tahun ini saya targetkan 7 juta sertifikat harus keluar dari BPN, tahun depan 9 juta sertifikat harus keluar,” ujar Presiden.

Bagi yang sudah pegang sertifikat dan mau dipakai untuk jaminan ke bank, menurut Presiden, tidak apa-apa. Namun Presiden mengingatkan agar kalau meminjam harus dihitung bisa mencicil setiap bulan enggak, mengangsur setiap bulan enggak bunganya, pokoknya.

“Kalau tidak bisa jangan, nanti ini bisa dimiliki oleh bank, disita oleh bank. Ini harus diingat. Kalau sudah pinjam ke bank, misalnya dapat Rp30 juta, jangan sampai yang Rp15 juta untuk membeli sepeda motor. Gunakan semuanya untuk modal kerja, modal investasi,” tutur Presiden Jokowi.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Jalil, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (setkab)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...