BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada warga yang terdampak kekeringan di wilayah Kabupaten Bangkalan, Selasa (13/10/2026). Langkah ini diambil menyusul krisis air bersih yang kian meluas akibat kemarau panjang.
Bantuan air bersih tersebut didistribusikan secara merata, di antaranya, di Desa Murombuh, Kecamatan Kwanyar, di Desa Bandung, Kecamatan Konang, serta di Desa Lembung Gunong, Kecamatan Kokop.
Ratusan kepala keluarga di ketiga desa tersebut menyambut antusias kedatangan armada tangki air, mengingat mereka telah mengalami kesulitan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari selama beberapa pekan terakhir.
“Semoga bisa sedikit membantu masyarakat. Karena daerah tersebut sulit menemukan sumber air,” ujar Nur Hakim saat memantau langsung proses droping air di lapangan.

Politisi muda ini mengungkapkan, krisis air di kawasan tersebut sebenarnya sudah coba diantisipasi melalui berbagai program penanganan jangka panjang. Namun, kondisi alam yang tidak mendukung membuat sumber mata air bawah tanah sangat sulit ditemukan di wilayah-wilayah terdampak tersebut.
Ia menjelaskan, sejauh ini, baik dari pihak pemerintah daerah maupun inisiatif mandiri masyarakat, berulang kali melakukan pengeboran sumur di beberapa titik potensial. Sayangnya, proyek-proyek pengeboran tersebut belum membuahkan hasil maksimal karena debit air yang minim atau kualitas air yang kurang layak konsumsi.
“Akhirnya upaya kuratif yang bisa kami lakukan dengan distribusi air tangki,” tambahnya secara lugas mengenai langkah darurat yang diambilnya saat ini.
Ia berkomitmen akan terus mengawal persoalan kekeringan ini dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar solusi jangka panjang yang lebih efektif dapat segera terealisasi. (hzm/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












