Kamis
04 Juni 2026 | 7 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Honor Guru Non NIP di Lumajang Terancam Dihapus, DPRD Gelar Audiensi

IMG-20240702-WA0008_copy_1040x666

Dari Rp 500 ribu dikepras jadi Rp 250 ribu. Rencananya, per Juli 2024 menjadi nol rupiah.

LUMAJANG – Dunia pendidikan di Lumajang bergolak menyusul rencana penghapusan honor guru non Nomor Induk Pegawai (NIP).

Puluhan guru yang tergabung dalam organisasi IGTKI, HIMPAUDI dan MKKS SMP Swasta serta OPD terkait, mengikuti audiensi dengan para wakil rakyat di gedung DPRD Lumajang, Senin (1/7/2024).

Ketua Komisi D, Supratman,  mengatakan, audiensi digelar untuk mengetahui persoalan secara detail. Sebab, kata dia, dalam rapat pembahasan APBD untuk tahun 2024 antara legislatif dan eksekutif, tidak sekalipun ada pembahasan pengurangan atau bahkan penghapusan honor guru Non-NIP.

“Memang saat rapat RAPBD tahun 2024 tidak menyingung itu, sehingga saya rasa kebijakan itu (honor guru Non-NIP) tetap ada dan besarannya sama.”

“Ternyata ditengah perjalanan, ada kebijakan yang mana per Juli 2024 honor guru Non-NIP dikurangi atau bahkan dihapuskan,” imbuh Supratman, anggota fraksi PDI Perjuangan itu.

Kata Supratman, kebijakan tersebut berdampak besar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Lumajang. Pasalnya, Guru Non-NIP di Kabupaten Lumajang jumlahnya sangat banyak.

“Dan tentu mereka memiliki jasa besar dalam mencerdaskan generasi bangsa,” katanya.

Lebih lanjut, Supratman membenarkan bahwa adanya kebijakan yang bermula dari  temuan BPK.

Dinyatakan bahwa, penerima dana hibah tidak boleh secara terus menerus. Padahal, pemberian honor guru Non-NIP sudah berjalan sejak tahun 2018 ke atas dan baru dipermasalahkan pada tahun ini.

“Apapun itu kebijakannya, jika memang bertentangan dengan hukum maka kita wajib untuk menolaknya. Namun berbicara kesejahteraan guru Non-NIP, ini yang menjadi poin utama dalam audiensi hari ini untuk mencari solusi,” katanya.

Bendahara DPC PDI Perjuangan itu menambahkan bahwa pihaknya akan terus berjuang dalam mengusahakan honor guru Non-NIP tetap ada. Pihaknya akan terus mengawal dan akan konsultasi ke BPK dan nanti ke kemendagri untuk menyampaikan aturan-aturan yang tidak bisa di jalankan di tingkat kabupaten. 

“Pada intinya, kita terus berupaya untuk mencarikan solusi bagaimana itu tidak melanggar dan teman teman itu Non-NIP tetap bisa menerima honor tiap bulan atau triwulan. Atau bagaimana nanti itu masih di telaah oleh tim eksekutif dan itu akan di carikan di PAK ini,” jelasnya.

Informasi dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, selama ini guru non NIP mendapatkan honor sebesar Rp 500 ribu. Belakangan dipotong separuh hingga menjadi Rp 250 ribu.

Puncaknya, rencana penghapusan hingga nol rupiah yang diberlakukan pada Juli tahun ini. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

PSBI Matangkan Persiapan Liga 4 Jatim, Bidik Prestasi hingga Putaran Nasional

PSBI bersama Asosiasi PSSI dan KONI Kabupaten Blitar mulai mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Jawa Timur 2026. ...
LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...