Minggu
20 September 2026 | 2 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Haru Penjaja Tape Anaknya Dikhitankan Kader Banteng dan Sejumlah Komunitas

IMG-20260919-WA0019

MAGETAN — Biaya khitan bagi sebagian masyarakat kerap menjadi beban finansial yang tidak ringan, terutama bagi keluarga yang tengah berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menjawab persoalan tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan bersinergi dengan Komunitas Panther Magetan Kumandang dan PC Muhammadiyah Ngariboyo menghadirkan layanan khitan gratis untuk warga.

​Kegiatan sosial ini tidak hanya digelar sebagai bentuk kepedulian momen tertentu, melainkan direncanakan berlangsung secara rutin setiap hari Jumat.

​Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Pipit Mulyono, menyampaikan bahwa aksi gotong royong ini menjadi pesan mendalam bahwa kepedulian terhadap rakyat tidak harus menunggu momentum besar.

​”Kebutuhan kecil bagi sebagian orang bisa menjadi persoalan besar bagi keluarga yang sedang berjuang,” ujar Pipit, Jumat (18/9/2026) sore.

​Langkah ini juga dipandang sebagai cerminan dari amanat Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, agar kader dan struktur partai senantiasa “tertawa dan menangis bersama rakyat”.

Keberpihakan tersebut diwujudkan secara sederhana, yakni hadir saat masyarakat membutuhkan dan ikut membantu meringankan beban hidup mereka.

​”Prinsipnya sederhana: jangan sampai masyarakat merasa sendirian menghadapi persoalannya,” lanjut Pipit.

​Pengurus PC Muhammadiyah Ngariboyo, Maryono, turut mengonfirmasi komitmen pelaksanaan program ini secara berkelanjutan. “Insyaallah kegiatan ini akan kami laksanakan rutin setiap hari Jumat. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang bisa terbantu,” jelas Maryono.

​Sinergi lintas organisasi dan komunitas ini membuktikan bahwa aksi kemanusiaan dapat menembus batas-batas kelompok. Kehadiran program ini pun dirasakan langsung manfaatnya oleh warga sekitar, salah satunya Sri Lestari, warga penjaja tape singkong keliling yang putranya, Akbar, menjadi penerima manfaat khitan gratis.

​”Kegiatan ini sangat membantu saya. Di tengah beban yang sangat menghimpit, bantuan seperti ini sangat berarti bagi kami,” ungkapan haru Sri.

​Melalui aksi nyata ini, para penyelenggara berharap kepedulian sosial di Kabupaten Magetan dapat terus hidup dan membawa dampak langsung bagi kebahagiaan masyarakat yang membutuhkan.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Haru Penjaja Tape Anaknya Dikhitankan Kader Banteng dan Sejumlah Komunitas

MAGETAN — Biaya khitan bagi sebagian masyarakat kerap menjadi beban finansial yang tidak ringan, terutama bagi ...
KRONIK

Ketika Lari Menjadi Panggung: Soekarno Run BWX 2026 dan Cerita Kreativitas dari Banyuwangi

PAGI itu, garis start Soekarno Run BWX 2026 tidak hanya dipenuhi pelari. Ada Indonesia yang datang dengan beragam ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, Anak Usia 4 Tahun Ikut Lari di Kategori 1K

BANYUWANGI – Anak-anak usia dini ikut ambil bagian dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi. Bahkan, peserta ...
HEADLINE

Eri Cahyadi: Soekarno Run Ajarkan Generasi Muda Berdiri di Atas Kaki Sendiri

BANYUWANGI – Semangat berdiri di atas kaki sendiri menjadi pesan utama dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi, ...
SEMENTARA ITU...

Romy Soekarno Dorong Gen Z Kawal Pemilu 2029 di Tengah Tantangan Digital

BLITAR – Anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno mendorong generasi Z (Gen Z) memahami pengawasan partisipatif sejak ...
KRONIK

Soekarno Run Banyuwangi Spektakuler, Said: Kalau Jateng Punya Borobudur, Jatim Punya Banyuwangi

BANYUWANGI – Ribuan warga Banyuwangi mengikuti Soekarno Run. Mereka tampak bersemangat mengikuti kegiatan yang ...