SURABAYA – Bertepatan dengan Hari Lahir Bung Karno, PDI Perjuangan Surabaya mengajak seluruh pihak merefleksikan lahirnya Putra Sang Fajar lewat Doa Bersama Lintas Agama, Selasa, (6/6/2023). Gelaran yang bertempat di rumah Kelahiran Bung Karno Jalan Pandean IV nomor 40, Peneleh, Surabaya tersebut dihadiri berbagai pemuka agama, yakni Hindu, Islam, Katolik, Kristen, Budha, Konghucu, serta segenap pengurus dan warga setempat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono, mengatakan, acara tersebut merupakan salah satu rangkaian dari agenda Bulan Bung Karno yang digelar sepanjang Juni ini. Menurut Adi, hadirnya perwakilan dari masing-masing agama merupakan gambaran dari ajaran Bung Karno, yakni mengayomi semua keyakinan dan keberagaman yang ada. “
Kita mendoakan Bung Karno dan seluruh pejuang bangsa ini sesuai keyakinan yang ada, karena Indonesia satu untuk semua dengan berbagai macam keaneka ragaman,” ujar Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono.
“Kita juga mendorong kaum milenial untuk makin memahami bahwa Bung Karno lahir di Surabaya, bukan Blitar,” imbuhnya.
Tak hanya itu, kegiatan yang diawali dengan mendoakan pejuang bangsa dan diakhiri dengan makan tumpeng bersama tersebut juga diharapkan dapat meneguhkan semangat para kader untuk memperjuangkan ajaran Bung Karno dalam hal kerakyatan.

“Kader Banteng di Surabaya terus bergerak memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kita juga tidak akan lelah hadir di kampung. Kita hadir mendengar persoalan masyarakat dan memperjuangkan kebijakan,” tuturnya.
Terlebih, momentum ini berdekatan dengan pelaksanaan Pemilu 2024. Segala persiapan terus digenjot. Para kader juga makin aktif membangun Posko “Ganjar Presiden” di tiap wilayah.
“Tahun ini kita punya momentum mempersiapkan, memenangkan Pemilu 2024 dan kita menyerap spirit perjuangan Bung Karno sehingga bisa melampaui segenap problematik di lapangan,” ujarnya.
“Sebelum acara ini juga telah diresmikan Posko Ganjar Presiden di kampung Pandean dan jadi suatu tonggak bahwa peringatan Bung Karno tahun ini penuh semangat antusias dan makin meneguhkan cita-cita kerakyatan,” tandasnya. (nia/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS