Rabu
13 Mei 2026 | 8 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Lahir Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Perkuat Gotong-Royong

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-01062021

SUMENEP – Dalam momentum Hari Lahir Pancasila tahun ini, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengajak semua pihak untuk kembali mereflesikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan bangsa dan mejaga tradisi gotong-royong.

Bupati Fauzi meminta masyarakat Kabupaten Sumenep untuk tetap solid dalam bergotong-royong untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sumenep.  

“Selamat Hari Lahir Pancasila. Spirit intisari Pancasila adalah gotong-royong, bahu-membahu membangun kabupaten tercinta ini,” ujar Fauzi, Selasa (1/6/2021).

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini, gotong-royong sudah menjadi tradisi nenek moyang kita sejak dulu. Menurutnya, kebiasaan masyarakat Sumenep jika hendak membangun rumah atau bercocok tanam di sawah itu dilakukan dengan cara gotong-royong.

“Budaya gotong-royong masih sering saya jumpai di pedesaan. Misalnya, kalau ada orang mau bangun rumah atau mau menanam padi itu dilakukan bersama-sama tanpa ada bayaran. Masyarakat bekerja dengan ikhlas menyelesaikan setiap pekerjaan antara warga satu dan yang lainnya,” jelas Fauzi.

Untuk membangun Sumenep, jelas Fauzi, dibutuhkan semangat gotong-royong. Apalagi Sumenep sangat luas, terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan.

“Tidak bisa mengandalkan seorang bupati saja. Semua pihak harus terlibat membangun Sumenep lebih baik lagi ke depan. Wilayah daratan kita luas, kita juga memiliki 126 pulau. Untuk membangun Sumenep yang sangat luas ini butuh banyak pihak. Caranya adalah dengan gotong-royong,” tegas Fauzi.

Pada momentum Hari Lahir Pancasila ini, Bupati Fauzi juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk hidup saling berdampingan, hidup damai dan saling menjaga antara satu dan yang lainnya.

“Di Sumenep juga ada tempat ibadah dari beberapa agama yang saling berdekatan. Ada masjid, gereja dan juga klenteng. Tempat itu berlokasi di Desa Pabian. Di sana adalah simbol persatuan masyatakat Sumenep,” pungkas Fauzi. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Inisiasi “Sekolah Sampah”, Dorong Warga Surabaya Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Eri Irawan menginisiasi “Sekolah Sampah” untuk mendorong warga Surabaya memilah dan mengelola sampah dari rumah. ...