SAMPANG – Tim medis Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membuka layanan kesehatan untuk warga korban banjir di Sampang, Pulau Madura. Tim medis menemukan sejumlah warga yang merasa gatal-gatal pada kulit.
“Dari sejumlah pasien yang kami tangani, sebagian besar terserang gatal-gatal di kulit. Kalau anak-anak rata-rata terkena diare,” kata dr Bayu Utoro, salah seorang tim medis Baguna Jatim di sela-sela bakti sosial pelayanan kesehatan, Rabu (2/3/2016).
Gatal-gatal di kulit dan diare yang dialami warga, kata pria yang juga Sekretaris Baguna Jatim ini, disebabkan karena virus yang menjangkit akibat banjir yang melanda sebagian wilayah Sampang beberapa hari belakangan ini.
Pelayanan kesehatan pada hari ini digelar di dua tempat. Yakni di Jl Panglima Sudirman III dan Jl Kamboja. Ratusan warga setempat memanfaatkan layanan kesehatan di dua tempat tersebut. “Berdasarkan catatan kami, di Panglima Sudirman tadi ada 182 warga yang kami layani,” jelasnya.
Selain membuka layanan kesehatan, tim Baguna Jatim bekerja sama dengan DPC PDI Perjuangan Sampang juga melakukan kegiatan lain. Sehari sebelumnya, Baguna Jatim memberikan bantuan logistik berupa makanan dan air mineral.
“Hari kemarin (Selasa) kami juga membuka dapur umum,” ujar dia. (Baguna Jatim Terjun ke Lokasi Banjir Sampang)
Terpisah, Kepala Baguna Jatim Giyanto mengatakan, pihaknya belum merencanakan menarik timnya yang ada di Sampang dalam waktu dekat ini. “Kita lihat perkembangannya berdasarkan situasi dan kondisi di lapangan,” kata Giyanto yang juga anggota DPRD Jatim ini.
Untuk diketahui, banjir melanda sejumlah wilayah di Sampang beberapa waktu belakangan. Ribuan rumah di belasan desa sempat terendam air banjir setinggi lutut orang dewasa. (hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS