Senin
08 Juni 2026 | 12 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Ibu, Ribuan Pelajar Banyuwangi Sampaikan Tanda Cinta pada Ibu

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani.-24122025

BANYUWANGI – Peringatan Hari Ibu di Banyuwangi diwarnai dengan aksi kreatif ribuan pelajar yang menyampaikan tanda cinta pada sosok seorang ibu. Kreativitas itu dituangkan mulai dalam bentuk gambar, surat hingga “pengakuan langsung” pada acara yang dikemas dalam Festival Hari Ibu di Pendopo Sabha Swagata, Senin (22/12/2025).

Festival Hari Ibu itu diikuti oleh 1200 pelajar, mulai tingkat SD, SMP dan SMA se-Banyuwangi. Sebelumnya,mereka mengirimkan kreativitas dalam tiga kategori lomba, yakni poster dan wawarah/presentasi dengan tema “Ibu Cahaya dalam Setiap Langkah”, dan surat untuk bupati.

Para finalis berkesempatan tampil langsung di hadapan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Salah satunya adalah Devi Syifa Zaskya, siswi kelas 4 dari SDIT AL Uswah Banyuwangi. Ia menceritakan bagaimana peran ibu yang sangat berarti dalam hidupnya.

“Ibu itu suka berbohong; lelah tapi bilang tidak. Bilang sudah makan, padahal lapar. Itulah keistimewaan ibu,” ujar Kya, sapaan akrabnya.

“Semoga ibu kita selalu sehat dan diberi umur yang panjang,” tambahnya.

Bupati Ipuk memberikan apresiasi kepada para pelajar yang telah tampil dengan baik. Ia pun memeluk setiap anak dengan hangat.

“Terima kasih anak-anakku semua atas penghargaan kalian untuk ibunya. Jadikan semua jasa dan pengorbanan ibu menjadi motivasi dan inspirasi bagi kalian untuk berbakti dan menjadi yang terbaik di masa depan,” kata Ipuk usai menyaksikan penampilan para finalis lomba.

Menurut Ipuk, ibu berperan strategis tidak hanya dalam kehidupan keluarga, tapi juga masyarakat dan bangsa. Karena ibulah madrasah pertama, pendidik yang menanamkan niai-nilai karakter pada anak.

“Di balik generasi yang tangguh dan masyarakat yang berdaya, ada peran ibu yang mendidik dan menanamkan nilai-nilai karakter sebagai bekal anak dalam mengarungi kehidupannya,” jelas Ipuk.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, untuk memaksimalkan peran strategis seorang ibu, Pemkab Banyuwangi akan melakukannya lewat kebijakan dan program pemberdayaan. Dimulai dari perencaaan pembangunan inklusif yang melibatkan perempuan dan anak serta kebijakan ramah perempuan dalam akses pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan ruang partisipasi publik yang aman.

“Kami ingin para ibu tidak hanya kuat di ranah domestik, tetapi juga percaya diri memimpin di ruang ekonomi dan sosial. Salah satunya lewat pemberdayaan melalui bantuan modal usaha, pelatihan dan lainnya,” tandas Ipuk. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, BPEK Tuban “Ngangsu Kaweruh” Ideologi dan Ekonomi Kreatif di Blitar

KOTA BLITAR – Memperingati hari kelahiran Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pemberdayaan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...
KRONIK

Ganjar Ajak Generasi Muda Suarakan Kegelisahan Bangsa Lewat Film dan Seni

Ganjar Pranowo mengajak generasi muda menyalurkan gagasan, kritik sosial, dan kegelisahan terhadap kondisi bangsa ...
KRONIK

Hasto Ajak Kader PDIP dan Masyarakat Petik Pesan Moral Film Ghost in the Cell

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengimbau kader partai dan masyarakat memetik pesan moral dalam film Ghost ...
KABAR CABANG

Urun Rembug Barisan Marhaen, Cara DPC Ngawi Kenalkan Sepak Terjang Bung Karno kepada Gen Z 

NGAWI – Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi disulap layaknya studio siniar pada Sabtu malam ...
KRONIK

Banteng Jatim FC U-17 Bungkam Deltras EPA 3-0, Modal Berharga Menuju Soekarno Cup 2026

Banteng Jatim FC U-17 mengalahkan Deltras EPA 3-0 dalam laga uji coba di Surabaya. Hasil ini memperpanjang tren ...