BANYUWANGI – Gerakan belanja ke pasar dan UMKM yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi tiap “tanggal cantik” kembali digelar pada Selasa (6/6/2023).
Pada kesempatan itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta berbagai komunitas di Banyuwangi memborong berbagai peralatan sekolah untuk dibagikan kepada pelajar kurang mampu.
Gerakan belanja memang dikolaborasikan untuk membantu warga yang membutuhkan. Peruntukannya disesuaikan dengan kondisi, misalnya untuk membantu korban Covid-19, balita stunting, ibu hamil beresiko tinggi, dan sebagainya.
“Menghadapi tahun ajaran baru, kita fokus belanja kebutuhan sekolah. Hasil gerakan belanja akan diserahkan ke kantor korwilker satdik masing-masing kecamatan untuk disalurkan kepada siswa yang membutuhkan,” ujar Bupati Ipuk.
“Selain itu, ASN juga bisa menyerahkan langsung hasil belanjanya kepada saudara atau tetangga sekitar yang membutuhkan,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.
Menurut Bupati Ipuk, dalam setiap tanggal “cantik” tersebut, total transaksi yang didonasikan berkisar Rp700 juta-Rp900 juta.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Banyuwangi, Heni Sugiharti, menambahkan, gerakan hari belanja ini tetap fleksibel, disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah (kecamatan).
“Misalnya kecamatan A masih memerlukan bantuan untuk anak stunting, belanjanya bisa disesuaikan, sehingga semuanya tetap jalan,” ujarnya. (aras/set).
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













