Senin
20 April 2026 | 4 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Rakercabsus PDI Perjuangan Kota Batu, Gus Hans Optimis Jago Banteng Juaranya

pdip-jatim-240922-gus-hans

BATU – KH Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans selaku calon Wakil Gubernur Jawa Timur turut hadir di forum Rakercabsus yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Batu di Hotel Royal Orchid Garden, Minggu (22/9/2024).

Gus Hans datang didampingi Dewanti Rumpoko, anggota DPRD Jatim terpilih yang juga pernah menjabat Wali Kota Batu pada periode sebelumnya.

Dalam momen itu, dia semakin optimistis jika jago yang diusung partai berlogo banteng di Pilkada 2024 akan menjadi juaranya.

Kehadirannya dalam forum ini tak pelak semakin memanaskan mesin politik PDIP di kota wisata tersebut. Gus Hans berjanji akan menjadi suplemen pendukung dalam pemenangan pasangan Kris Dayanti-Kresna Dewanata Prosakh di Pilwali 2024 Kota Batu.

Baca juga: Banteng Kota Batu Siap Menangkan KD-Dewa dan Risma-Gus Hans dalam ‘Satu Tarikan Nafas’

“Tentu saja, kami di provinsi juga akan all out bantu pemenangan di daerah. Saya yakin dengan aspek popularitas yang dimiliki KD, jalan kemenangan itu terbuka semakin lebar. Kami siap menjadi suplemen pemenangan mereka,” ujarnya.

Begitu juga sebaliknya, Gus Hans mendorong para kader banteng di Kota Batu juga turut aktif dalam memenangkan paslon Risma – Gus Hans di Pilgub 2024 Jatim. Dia mengajak kader Banteng Kota Batu untuk juga aktif mensosialisasikan program dan visi misi di tingkat provinsi.

“Jadi, perjuangan kami nanti akan linier dan selaras mulai di tingkat provinsi hingga daerah. Setidaknya, perolehan suara di Pilwali nanti kalau bisa tidak boleh sampai melebihi perolehan suara di Pilgub,” tegasnya.

Hal senada ditegaskan Ketua DPC PDIP Kota Batu Punjul Santoso, bahwa seluruh kadernya sudah berada dalam situasi ‘satu tarikan nafas’ untuk juga memenangkan suara di Pilgub Jatim.

Punjul Santoso menegaskan dalam forum ini menjadi ajang pengibaran bendera perjuangan untuk bersama memenangkan seluruh paslon yang diusung PDIP.

“Ini menjadi momen kami agar seluruh barisan kami berada dalam satu tarikan nafas dalam upaya pemenangan Pilkada serentak nanti. Jadi, sudah tidak ada alasan lagi bagi kita semua kecuali untuk menang,” kata Punjul.

Sejauh ini, menurut Punjul, optimisme kemenangan ini bukan hal yang mustahil. Pekerjaan rumah besar bagi para kader hanya tinggal memperlebar suara di tingkat akar rumput.

Sebab itu, dalam konsolidasi itu membahas sejumlah langkah pembentukan tim penggerak pemilih mulai di tingkat TPS untuk terjun menyapa langsung rakyat secara door to door.

“Berbagai skema pemenangan kami bahas. Insya Allah, paslon KriDa bisa meraih kemenangan mutlak. Termasuk juga kita akan bergerak memenangkan paslon Risma – Gus Hans, itu sudah satu paket,” tegas Punjul. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dua Legislator Perempuan PDIP Jombang Ini Perkuat Pendidikan Keluarga dan Literasi Digital di Wonosalam

JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, dan anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, ...
KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...