Sabtu
27 Juni 2026 | 12 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Jamasan Tombak Pusaka Tulungagung, Begini Pesan Bupati Maryoto

pdip-jatim-220812-jamasan-kyai-upas-1

TULUNGAGUNG – Bupati Maryoto Birowo menghadiri prosesi jamasan tombak pusaka Kabupaten Tulungagung “Kanjeng Kyai Upas” di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulungagung, Jumat (12/8/2022).

Prosesi jamasan tombak pusaka Kabupaten Tulungagung “Kanjeng Kyai Upas” merupakan kegiatan budaya warisan para leluhur yang telah dilaksanakan secara turun temurun setiap Jumat, 10 Suro dalam penanggalan Jawa yang artinya acara budaya ini dilakukan setahun sekali.

“Kegiatan prosesi Jamasan Tombak “Kanjeng Kyai Upas” merupakan budaya warisan para leluhur yang telah dilaksanakan secara turun temurun setiap setahun sekali. Yakni pada Jumat 10 Suro penanggalan Jawa,” kata Maryoto.

Kegiatan jamasan tombak Pusaka Tulungagung, lanjutnya, adalah salah bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus sebagai permohonan dan harapan agar di masa yang akan datang masyarakat Tulungagung bisa lebih baik lagi dan terhindar dari segala malapetaka.

Dia juga menjelaskan, dalam sejarah perjuangan melawan penjajahan, kesaktian dari pusaka tombak Kanjeng Kyai Upas sudah terbukti mampu membentengi wilayah Kabupaten Tulungagung dan seluruh masyarakatnya.

Dan bukan menjadi rahasia lagi, bahwa pusaka Tulungagung satu ini bisa membuat para penjajah atau tentara Belanda tidak dapat memasuki wilayah Kabupaten Tulungagung.

“Untuk merawat sejarah, maka prosesi jamasan tombak Kanjeng Kyai Upas dijadikan agenda budaya di Kabupaten Tulungagung dan sudah dimasukkan dalam event rutin tiap tahun,” ungkapnya.

Selain itu, Maryoto juga mengajak seluruh peserta yang hadir untuk bersama-sama berdoa memohon kepada Tuhan YME agar Tulungagung tetap kondusif, tetap aman dan terhindar dari segala marabahaya serta tetap Ayem Tentrem Mulyo Lan Tinoto.

“Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh panitia khususnya dan pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Jamasan Tombak Kanjeng Kyai Upas ini,” ucap kader Banteng ini.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tulungagung, Bambang Ernawan mengatakan, kegiatan jamasan tombak pusaka Tulungagung, merupakan agenda rutin tahunan.

Tujuan dari kegiatan jamasan, adalah untuk melestarikan tradisi budaya yang telah ada secara turun temurun dan sebagai penjabaran pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah Kabupaten Tulungagung.

“Ini sekaligus merupakan implementasi dari Undang-Undang No. 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,” terang Bambang.

Menurutnya, standard operasional prosedur (SOP) prosesi atau ritual jamasan, tetap sesuai dengan pakemnya. Namun agar lebih menarik, prosesi jamasan juga dibumbui atau diberi inovasi dengan seni budaya lain seperti tari reog kendang.

Selain itu, sehari sebelum prosesi jamasan, juga ada seni macapat dari berbagai sanggar budaya di Tulungagung, dan setelah prosesi jamasan dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit.

“Kita berharap, kedepannya rangkaian kegiatan ini mampu menambah daya tarik wisatawan baik lokal maupun manca,” tutupnya.

Kegiatan jamasan tombak pusaka Tulungagung juga dihadiri Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Ketua DPRD Marsono, Kapolres AKBP Eko Hartanto, Dandim 0807 Letkol Czi Nooris Agus Rinanto, Kepala OPD lingkup Pemkab Tulungagung, tokoh-tokoh budaya dan tokoh-tokoh agama. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Eko Wahyono Tawarkan Tiga Strategi Membumikan Marhaenisme di Kalangan Gen-Z

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Surabaya Eko Wahyono menawarkan tiga pendekatan untuk ...
LEGISLATIF

Temui Massa Aksi, Ketua DPRD Blitar Pastikan 11 Tuntutan Mahasiswa Dikawal

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi turun langsung menemui massa aksi Cipayung Plus Blitar Raya dan memastikan 11 ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi Minta Pemerintah Kaji Penghentian Impor BBM, DPRD Jatim Bakal Panggil Pertamina

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Fuad Benardi meminta pemerintah mengkaji secara matang rencana penghentian impor ...
SEMENTARA ITU...

Sarasehan Ngaji Pusaka Panji Patrem di Trenggalek Ajak Generasi Muda Lestarikan Keris

Sarasehan budaya Ngaji Pusaka Panji Patrem digelar di Trenggalek untuk mengenalkan keris kepada generasi muda. ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jember Minta Raperda Kawasan Tanpa Rokok Dikaji Komprehensif

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta pembahasan Raperda Kawasan Tanpa Rokok dilakukan secara komprehensif. ...
KRONIK

Salurkan Bantuan untuk Anak-Anak Yatim, Bupati Lukman: Tanggung Jawab Kita Bersama

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memanfaatkan 10 Muharram 1448 Hijriah untuk menebarkan ...