Rabu
23 September 2026 | 8 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi Pilkada 2024, PDI Perjuangan Siap Bangun Kerja Sama dengan Parpol Lain

pdip-jatim-240525-tim-pemenangan-pilkada

JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan telah membentuk Tim Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Nasional tahun 2024 yang dipimpin oleh Adian Napitupulu.

“Saat ini sudah dibentuk Tim Pemenangan Pilkada secara nasional yang sudah ditandatangani SK-nya oleh Ketua Umum PDI Perjuangan (Megawati Soekarnoputri),” kata Adian saat jumpa pers jelang hari kedua Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDI Perjuangan di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta, Sabtu (25/5/2024).

Selaku Ketua Tim Pemenangan Pilkada Nasional, Adian melaporkan bahwa PDI Perjuangan bisa mengusung sendiri pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di 142 kabupaten/kota pada 11 provinsi di Indonesia.

“Di luar itu, kita membangun kerja sama dengan partai-partai yang lain,” tambah dia.

Sementara itu, untuk daerah yang PDI Perjuangan tidak bisa mengusung pasangan calon sendiri, menurut Adian, PDIP terbuka untuk bekerja sama dengan partai politik lain. Termasuk dengan partai yang berasal dari koalisi berbeda saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Dia menyebut, PDIP akan bekerja sama dengan partai politik yang memiliki kesamaan tujuan, ideologi, dan keberpihakan. Menurutnya, membangun bangsa tidak mungkin dilakukan sendirian.

“Selama dia bisa diajak bekerja sama dengan tujuan yang sama, berangkat dari ideologi yang sama, keberpihakan yang sama, tujuan yang sama, bermuara pada negara kesatuan yang sama dan sebagainya. Sampai hari ini kita terbuka berkoalisi dengan Demokrat, Golkar, dan lain-lain dengan batasan tadi,” jelas dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan tidak ingin anomali yang dinilai terjadi pada Pilpres 2024 terulang kembali pada Pilkada 2024.

“Jangan ada lagi aparatur negara yang bekerja secara politik untuk kepentingan satu-dua calon yang lain. Biarlah kemudian pilkada ini memang yang diadu adalah tim pemenangan masing-masing, kemampuan partai politiknya. Jangan Kita diadu dengan aparatur negara yang sama-sama kita biayai bersama-sama, itu tidak fair (adil),” sebutnya.

Partainya menginginkan Pilkada 2024 menjadi pertarungan yang sehat dan tidak menakutkan. Dia mengatakan, rakyat harus bisa datang ke tempat pemungutan suara (TPS) secara riang, gembira, dan menyalurkan hak suaranya dengan bebas.

“Tanpa diintimidasi, distop fasilitasnya, dikurangi bantuan sosial, dan sebagainya. Itu harapan kita sama-sama yang dapat saya simpulkan,” ujar Adian. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pasar Banyuwangi mulai Diserahterimakan, Bupati Ipuk Turun Tangan Dengar Keluhan Pedagang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengecek penyerahterimaan lapak untuk pedagang di Pasar ...
BERITA TERKINI

Sri Untari Dorong Lintas Sektor Cegah Kenakalan Remaja, Guru BK Disiapkan Wadah Aman

MALANG — Pencegahan kenakalan remaja dinilai tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Anggota Komisi E DPRD Jawa ...
BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...
BERITA TERKINI

Mulai Oktober, Eri Cahyadi Instruksikan ASN Pemkot Surabaya Bertugas di Balai RW

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi menginstruksikan mulai Oktober 2026 seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Targetkan 3–5 Sekolah Tiap Wilayah Dapil 7 Miliki Marching Band

Guntur Wahono menargetkan setiap wilayah di Dapil 7 Jatim memiliki 3–5 sekolah dengan fasilitas marching band dan ...