Senin
06 Juli 2026 | 7 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi Efisiensi Anggaran, Pemkab Blitar Perkuat Strategi Adaptif Posyandu

pdip-portal-1770889352161

BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya menjaga kualitas pelayanan kesehatan dasar meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten Blitar yang dibuka Bupati Rijanto di Aula PKK Kabupaten Blitar, Rabu (11/2/2026).

Rakor dihadiri jajaran pimpinan daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Blitar Ninik Rijanto, serta para pembina Posyandu tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya, Ninik menegaskan rakor menjadi forum konsolidasi untuk memperkuat komitmen peningkatan kualitas pelayanan Posyandu melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Keberhasilan Posyandu tidak lepas dari kerja keras kader, dukungan lintas sektor, serta pendampingan Tim Pembina di semua tingkatan,” ujarnya.

Kabupaten Blitar saat ini memiliki 1.385 Posyandu dengan dukungan 10.272 kader yang tersebar di 248 desa dan kelurahan. Jumlah tersebut menjadi kekuatan utama dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk percepatan penurunan stunting.

Namun, kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat berdampak pada program daerah, termasuk Posyandu. Keterbatasan anggaran menuntut strategi adaptif agar pelayanan tetap optimal.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rijanto menegaskan pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari kualitas kesehatan masyarakat.

“Setiap warga Kabupaten Blitar memiliki hak yang sama untuk hidup sehat. Pelayanan kesehatan dasar harus tetap terjaga kualitasnya meskipun berada di tengah kebijakan efisiensi,” tegasnya.

Kader Banteng ini mengajak seluruh pemangku kepentingan mengoptimalkan sumber daya, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong inovasi dan kreativitas agar program tepat sasaran dan berdampak nyata.

Melalui rakor ini, Pemkab Blitar berharap sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, perangkat daerah, dan kader Posyandu semakin solid, sehingga Posyandu tetap menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tengah keterbatasan. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kolaborasi Unair-Pemkab Banyuwangi, Perkuat Pendidikan Dokter Spesialis dan Layanan Kesehatan

BANYUWANGI – Universitas Airlangga (Unair) menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
LEGISLATIF

Reses Erna Sujarwati, Warga Minta Pengerukan Sungai Keradenanrejo dan Sidomlangean

LAMONGAN – Agenda reses anggota legislatif bukan sekadar pemenuhan kewajiban formal, melainkan ruang krusial untuk ...
UMKM

Turnamen Sepak bola Tarkam di Kabupaten Pasuruan Selesai, Pedagang Es Jus Raup Laba Jutaan

KABUPATEN PASURUAN – Turnamen sepak bola antar-kampung (tarkam) bergengsi, Bulat Cup 2026 Piala Bupati, resmi ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Kota Malang Minta Pembangunan Koperasi Merah Putih Tak Korbankan RTH dan LSD

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani meminta pembangunan Koperasi Merah Putih tidak mengorbankan Ruang ...
KRONIK

Gelar Jalan Sehat dan Senam, Jatmiko Ajak Masyarakat Kuatkan Semangat Berdikari

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Jatmiko Dwijo Seputro, menggelar kegiatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Dorong Sport Center Potro Agung Dikelola Mandiri agar Tak Bebani APBD

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendorong Sport Center Potro Agung dikelola mandiri oleh masyarakat agar biaya ...