Minggu
23 Agustus 2026 | 10 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi Efisiensi Anggaran, Pemkab Blitar Perkuat Strategi Adaptif Posyandu

pdip-portal-1770889352161

BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya menjaga kualitas pelayanan kesehatan dasar meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten Blitar yang dibuka Bupati Rijanto di Aula PKK Kabupaten Blitar, Rabu (11/2/2026).

Rakor dihadiri jajaran pimpinan daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Blitar Ninik Rijanto, serta para pembina Posyandu tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya, Ninik menegaskan rakor menjadi forum konsolidasi untuk memperkuat komitmen peningkatan kualitas pelayanan Posyandu melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Keberhasilan Posyandu tidak lepas dari kerja keras kader, dukungan lintas sektor, serta pendampingan Tim Pembina di semua tingkatan,” ujarnya.

Kabupaten Blitar saat ini memiliki 1.385 Posyandu dengan dukungan 10.272 kader yang tersebar di 248 desa dan kelurahan. Jumlah tersebut menjadi kekuatan utama dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk percepatan penurunan stunting.

Namun, kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat berdampak pada program daerah, termasuk Posyandu. Keterbatasan anggaran menuntut strategi adaptif agar pelayanan tetap optimal.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rijanto menegaskan pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari kualitas kesehatan masyarakat.

“Setiap warga Kabupaten Blitar memiliki hak yang sama untuk hidup sehat. Pelayanan kesehatan dasar harus tetap terjaga kualitasnya meskipun berada di tengah kebijakan efisiensi,” tegasnya.

Kader Banteng ini mengajak seluruh pemangku kepentingan mengoptimalkan sumber daya, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong inovasi dan kreativitas agar program tepat sasaran dan berdampak nyata.

Melalui rakor ini, Pemkab Blitar berharap sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, perangkat daerah, dan kader Posyandu semakin solid, sehingga Posyandu tetap menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tengah keterbatasan. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Merdeka Coffee Trail Run Sedot 700 Peserta, Erma Dorong Wisata dan Kopi Blitar Timur Naik Kelas

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Erma Susanti memadukan olahraga, wisata, dan kopi lokal ...
HEADLINE

Pompa Semangat Kader Jatim, Megawati Berpidato 2,5 Jam

SURABAYA – Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri memimpin konsolidasi internal DPD PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Reses, Bambang Sutriyono Serap Aspirasi Warga Hal Pendidikan hingga Pertanian

BOJONEGORO — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Sutriyono, menggelar reses ...
KRONIK

Ketua DPD PDIP Jatim Pastikan Program Kerakyatan Tepat Sasaran dan Merata

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah ingin memastikan setiap program kerakyatan yang ...
KRONIK

Momen Hangat Megawati dan Tiga Penari Remo Cilik di Surabaya: Jangan Menyerah Menari

SURABAYA — Suasana rapat konsolidasi PDI Perjuangan Jawa Timur di Surabaya, Minggu (24/8/2026) seketika mencair ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Lantik 1.108 Pengurus Ranting dan Anak Ranting di Dapil III dan IV

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro resmi melantik 1.108 pengurus Ranting ...