Kamis
28 Mei 2026 | 9 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gus Yani Sebut Pencabutan Pupuk Perikanan Bersubsidi Bebani Petambak

pdip-jatim-eksekutif-230322-fandi-akhmad-yani-1

Budidaya ikan bandeng Gresik sumbang 60 persen produksi nasional.

GRESIK – Pencabutan pupuk bersubsidi sangat berdampak pada hasil produksi perikanan, utamanya petani tambak di Kabupaten Gresik. Hal itu disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai menghadiri pelantikan DPC HKTI se-Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Bupati dari PDI Perjuangan tersebut menyebutkan, hasil perikanan di Kabupaten Gresik sangat besar. Utamanya Ikan Bandeng yang telah menyumbang 60% dari total produksi perikanan budidaya secara nasional.

Besarnya potensi tersebut, Kabupaten Gresik sudah mendapat dasar hukum dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk membentuk suatu kawasan yang dinamakan Kampung Bandeng.

Oleh sebab itu, petani tambak butuh pupuk bersubsidi agar membantu meringankan beban petani. Karena, dengan pupuk tersebut bisa memunculkan makanan alamiah seperti tumbuh plankton, rumput laut. Sehingga, petani tidak selalu bergantung pada pakan industri.

“Oleh karena itu, selain pemerintah daerah, HKTI juga bisa menyuarakan keluhan para petani tambak, khususnya yang ada di Kabupaten Gresik,” kata Gus Yani yang juga Wakil Ketua II HKTI Jatim, bidang kelautan perikanan dan perkebunan, Rabu (23/3/2022).

Selain itu, pentingnya branding hasil perikanan maupun pertanian supaya bisa menembus pasar global. Misalnya, setiap peringatan Hari Tani Nasional mengadakan event besar dengan memamerkan hasil pertanian dan perikanan dari semua daerah di Jawa Timur.

“Ini akan menjadi daya pikat tersendiri bagi pengunjung yang hadir dalam event tersebut. Dampaknya pada peningkatan ekonomi pada sektor pertanian maupun periksanan di tiap daerah masing-masing,” imbuh bupati milenial tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum DPP HKTI Jenderal (Purn) Moeldoko mengajak seluruh pengurus DPC HKTI se-Jawa Timur agar berkolaborasi dengan seluruh pemerintah daerah. Juga menjembatani pemerintah daerah dengan para petani, serta dengan dunia akademis sebagai pusat riset pertanian.

“HKTI harus bisa memberikan harapan baru kepada petani. Jangan HKTI ikut-ikutan mengeluh. Kita tahu saat ini pupuk mahal, karena pengaruh geo politik, maka kita bisa memanfaatkan pupuk organik,” imbuhnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ketika Daging Kurban dan Sembako Menjadi Kebahagiaan Sederhana Warga Balapan Sukorejo

Warga Balapan Sukorejo Kota Blitar merasakan hangatnya kebersamaan Iduladha saat menerima daging kurban dan paket ...
KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Tebar Ribuan Paket Daging Kurban hingga Lereng Argopuro

DPC PDI Perjuangan Bondowoso membagikan ribuan paket daging kurban dari enam sapi ke sejumlah desa hingga lereng ...
KABAR CABANG

PDIP Sampang Potong Lima Ekor Sapi, Iwan: Kami Hadir untuk Kebahagiaan Masyarakat

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang melakukan pemotongan hewan kurban di lima ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga Kurang Mampu dan Lansia

SUMENEP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep membagikan ratusan paket daging kurban ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ajak Masyarakat Jadikan Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas Sosial

Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha 1447 H sebagai momentum memperkuat gotong ...
ROMANTIKA

Bung Karno Ditembak Saat Salat Iduladha, Sniper: Sosoknya jadi Dua

DOR! Bunyi letusan senapan menyalak diantara barisan jemaah yang sedang melaksanakan salat Iduladha di lapangan ...