GRESIK – Data menjadi pijakan bagi pimpinan daerah untuk membuat kebijakan bagi warganya. Karena itu, dalam berbagai kesempatan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan pentingnya perbaikan data khususnya perihal kemiskinan maupun pengangguran.
Berdasarkan reportase pdiperjuangan-jatim.com di Gresik, Bupati Fandi Akhmad Yani tercatat menyampaikan perihal perbaikan data pada berbagai acara berbeda.
Saat membuka Bimtek Pembinaan Peningkatan Aparatur Pemerintah Desa/Kelurahan dan TP PKK Se-Kecamatan Gresik dan se-Kecamatan Wringinanom pada hari Minggu (24/7/2022), umpamanya. Juga saat pelepasan ratusan mahasiswa dari Universitas Gresik (Unigres) yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun ini, Selasa (26/7/2022).
“Untuk melakukan perbaikan ekonomi masyarakat, dimulailah dengan data yang harus update. Data yang baik dan benar menjadi kunci kebijakan kita,” kata Bupati yang karib disapa Gus Yani tersebut.
Saat membuka bimtek, Gus Yani mengingatkan kepada peserta tentang tugas pemerintah pusat, daerah sampai dengan pemerintah desa. Yakni, untuk mewujudkan pembangunan desa berbasis Sustainable Development Goals Desa (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan yang di dalamnya mencakup kondisi masyarakat dengan beberapa parameter masing-masing.
“Tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, kesehatan dan pendidikan berkualitas,” ujar bupati yang diusung PDI Perjuangan tersebut.
Karena itu, Gus Yani berharap di tingkat kelurahan atau desa ada satu staf khusus yang mengurusi perbaikan data dan sinkronisasi mekanisme belanja melalui E-Katalog.
Gus Yani juga mewanti-wanti seluruh Kepala Desa atau Lurah peserta acara, untuk benar-benar hadir bagi masyarakat. Sehingga dapat mengetahui serta dapat membantu permasalahan dari masyarakat.

“Kalau kita bisa berbaur dengan masyarakat, kita akan tahu ada apa di situ. Itu namanya pemimpin. Melayani masyarakat adalah pekerjaan yang luar biasa,” pungkasnya.
Mahasiswa Diharapkan Membantu Perbaikan Data
Pada acara pelepasan ratusan mahasiswa peserta program KKN yang dipusatkan di Desa Padeg, Kecamatan Cerme, Bupati Fandi Akhmad Yani berharap peran mahasiswa membantu merealisasikan program Nawakarsa di pemerintahan desa maupun masyarakat. Utamanya terkait perbaikan data angka pengangguran dan kemiskinan.
“Langkah pertama adalah perbaikan data. Dana desa itu besar setiap tahun. Kalau dikelola dengan kondisi di desa maka bisa tercapai. Maka target itu diawali dengan perbaikan data yang valid, progres dan baru,” kata Gus Yani sapaan akrabnya.
Selain itu, Gus Yani juga berharap para mahasiswa mempraktikan ilmunya yang dipelajari selama di kampus, saat terjun ke masyarakat. Hal tersebut bentuk pengabdian mahasiswa terhadap negara dan masyarakat.
“Coba tanamkan dalam benak kalian semua, kira-kira saya bisa meninggalkan apa di desa ini. Selama KKN di desa harus ada tinggalan yang manfaat untuk desa,” ujar Gus Yani. (mus/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










