Minggu
17 Mei 2026 | 4 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gus Mis: Sejarah Islam dan Tionghoa Sangat Dekat

pdip-jatim-gus-mis-hasto

JAKARTA – Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Zuhairi Misrawi mengatakan bahwa sejarah Islam Nusantara dengan Tionghoa sangat erat. Bahkan, Islam sejak Nabi Muhammad SAW mendorong agar belajar hingga ke China. 

Menurut pria yang akrab disapa Gus Mis itu, sejarah perkembangan Islam nusantara sangat berkaitan dengan Tionghoa. Pria asal Madura ini mencontohkan adanya keeratan budaya Islam dengan Tionghoa dalam sebuah bangunan masjid. 

“Di Madura, ada masjid yaitu Masjid Agung Sumenep, kalau lihat dari depan itu klenteng. Itu berdiri 1987. Itu hadiah dari warga Tionghoa kepada umat muslim. Pada waktu itu, dari klenteng berubah jadi masjid hanya ditaruh beduk,” kata Gus Mis berdiskusi di perayaan Imlek 2021, yang digelar DPP PDI Perjuangan dengan tema Imlekan Bareng Banteng pada Jumat (12/2/2021).  

Menurut dia, jasa Tionghoa sangat luar biasa kepada umat muslim Indonesia. Proklamator RI Bung Karno pun merayakan Imlek. Meski Imlek sempat dilarang dirayakan terbuka saat Orde Baru, aturan itu sempat dicabut oleh Presiden Keempat RI Gus Dur. Lalu, Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri membuat Keppres yang memutuskan Imlek sebagai hari nasional. 

“Ini adalah perjuangan historis bahwa jasa etnis Tionghoa terhadap Islam Indonesia atau nusantara sangat luar biasa. Jadi PDI Perjuangan bangga hari ini merayakan Imlekan Banteng dalam rangka membangkitkan kesadaran historis kita bahwa kita bangsa taman sarinya Bhineka Tunggal Ika,” kata dia. 

Gus Mis juga mengatakan, ada hadis Nabi Muhammad SAW yang mendorong umatnya agar belajar ke China. Karena itu, Gus Mis menganggap warga Tionghoa merupakan sahabat bagi muslim. 

“Salah satu hadits nabi, tuntutlah ilmu walau ke negeri China. Bahkan Rasul dulu mengutus salah satu sahabatnya, Abu Waqqas yang sekarang kuburannya diziarahi oleh orang-orang muslim Nusantara Indonesia saat ini. Jadi panjang sejarahnya saat zaman nabi,” kata dia. (gesuri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Ditarget Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Konsolidasi hingga Anak Ranting Digenjot

PDI Perjuangan Bondowoso ditargetkan menambah kursi legislatif pada Pemilu 2029 melalui konsolidasi partai dan ...
KABAR CABANG

Performa Kesenian Pencak Silat Warnai Kemeriahan Pelantikan PAC Se-Kabupaten Magetan

​MAGETAN – Prosesi pelantikan 198 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Magetan berlangsung megah ...
KABAR CABANG

Dari Posko Bambu 1999 ke Ruang Belajar Gratis: Jalan Politik Seorang Anak Desa di Jember

Kisah Budi Hariyanto, kader muda PDIP Jember yang terinspirasi posko bambu Pemilu 1999 hingga menggagas bimbingan ...
KRONIK

Bupati Fauzi Ajak NU Sumenep Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama hingga Ekonomi Umat

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat untuk ...
HEADLINE

Pengurus PAC Wajib Miliki Akun Medsos

MAGETAN — Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur mewajibkan seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) ...
KABAR CABANG

Mengenal Tari Ajem Sap Sap, Pembuka Acara Pelantikan PAC Se-Situbondo

SITUBONDO – Penampilan Tari Ajem Sap Sap memukau para hadirin dalam pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) DPC PDI ...