Jumat
23 Oktober 2026 | 11 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gus Mis: Madura Seharusnya Punya Institut Pertanian

Pdip jatim - zuhairi serap aspirasi tim Jokowi
image

“Dengan program Indonesia pintar, Pak Jokowi berharap masyarakat menjadi lebih berkualitas. Sehingga pembangunan ke depan, benar-benar dapat dirasakan semua lapisan masyarakat bawah,” ujar Zuhairi, Jumat (1/8/2014).

Intelektual muda NU kelahiran Kapeda, Madura ini menuturkan, program Jokowi ke depan benar-benar ingin diawasi. Sehingga program seperti bank nelayan, bank petani, Indonesia sehat sampai pada rakyat bawah. Pria yang akrab disapa Gus Mis ini juga menegaskan, Madura sebagai masyarakat yang hidup dari pertanian dan laut, sudah seharusnya memiliki perguruan tinggi yang bisa meningkatkan hasil produksi pertanian.

“Sudah seharusnya Madura punya perguruan tinggi yang konsen dalam pertanian seperti IPB. Sehingga pola pertanian masyarakat sudah dapat memanfaatkan perkembangan teknologi,” tegas mantan staf ahli Ketua MPR almarhum Taufik Kiemas ini.

Sementara itu, koordinator Komunitas Mata Desa, Salamet Wahedi mengungkapkan, bahwa serap aspirasi yang dilakukan tim kampanye nasional ini tentunya merupakan langkah konkret Jokowi dan jajarannya untuk lebih meningkatkan kehidupan rakyat dan membenahi mental para aparatur negara.

“Saya harap serap aspirasi ini menjadi masukan penting buat Pak Jokowi dan jajaran kabinetnya nanti untuk memprioritaskan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” jelas Wahedi.

Dalam serap aspirasi yang dilaksanakan di perpustakaan Romah Sangkol ini, para petani garam mengutarakan beberapa persoalan yang membelitnya selama ini. Para petani garam mengharapkan pemerintahan Jokowi dapat menjaga kestabilan harga garam, penerapan teknologi garam pada pertanian rakyat, peningkatan upah dan perlindungan kerja buruh PT Garam, pengelolaan CSR PT Garam untuk lingkungan dan fasilitas umum, dan perbaikan sistem bantuan ‘PUGAR’ yang salah sasaran.

“Berbagai keluhan masyarakat itu bukan hanya terjadi pada hari ini. Tapi berbagai persoalan itu merupakan catatan panjang yang tak terselesaikan. Kita akan tunggu bagaimana Pak Jokowi dan kabinetnya merevolusi mental para penyelenggara negeri ini dalam melayani masyarakat,” tandas alumni Universitas Gadjah Mada ini. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Kebakaran TPA Supit Urang, Kader PDIP Kota Malang Salurkan Masker dan Air Minum

Kader PDI Perjuangan Kota Malang menyalurkan masker bagi warga dan air minum untuk petugas pemadam kebakaran di ...
LEGISLATIF

Reses Fery Sudarsono, Warga Curhat Soal PJU hingga Nasib BKK Desa

MADIUN – Minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan infrastruktur, hingga ketergantungan desa terhadap Bantuan ...
KRONIK

Kisruh Poktan Maju Makmur, Candra Dorong Regenerasi Kepengurusan Sesuai Mekanisme

JEMBER – Penetapan kepengurusan Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu ...
KRONIK

Dorong Ekonomi Berbasis Masjid, Banyuwangi Latih 150 Takmir Kembangkan Masjid Affiliate

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...