Sabtu
25 Juli 2026 | 8 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gus Ipin Semangati Pasien Positif Corona dan OTG di Balai Diklat Trenggalek

pdip-jatim-arifin-rumah-isolasi-1

TRENGGALEK – Sejumlah warga Trenggalek yang dinyatakan positif Covid-19 dan orang tanpa gejala (OTG) menjalani isolasi di Asrama Balai Diklat Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Trenggalek.

Sebanyak 18 kamar yang terbagi di dalam dua lantai tersedia di gedung yang berada di Jalan Brigjen Soetran. Lantai satu digunakan pasien OTG, sedangkan lantai dua digunakan untuk pasien positif Covid-19.

Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin mengatakan, saat ini ada lima OTG dari keluarga salah satu pasien positif yang tinggal di asrama ini. Menurutnya, mereka terpaksa diminta tinggal ke Asrama Balai Diklat karena rumah mereka tak cukup layak sebagai tempat isolasi diri.

Selain itu, terdapat tiga pasien positif yang tak bergejala di menempati ruangan di lantai dua bangunan tersebut. Mereka adalah pasien 02, pasien 04, dan pasien 05, positif Covid-19 di Trenggalek.

Meski dalam kondisi mengisolasi diri, para OTG dan pasien memiliki hiburan. Masing –masing kamar di asrama ini disediakan televisi dan jaringan internet gratis.

“Setiap hari kami sterilkan bangunan di sini. Makanan, vitamin bagi yang tinggal kami cukupi,” kata Bupati Nur Arifin, kemarin.

Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini menyebutkan, petugas medis bertugas 1×24 jam di gedung tersebut. Para dokter dan perawat itu bertugas bergantian dalam tiga shift.

“Semua petugas dilengkapi dengan APD (Alat Pelindung Diri) lengkap. Baik untuk petugas di dalam gedung maupun di luar gedung. Disinfeksi juga kami lakukan tiap hari. Jadi Insya Allah aman,” jelas bupati yang akrab disapa Gus Ipin ini.

Asrama tersebut mulai ditempati pasien terkait Covid-19 sejak Sabtu (16/5/2020). Pasien positif akan dirawat di lokasi karantina itu hingga dinyatakan sembuh.

Sementara OTG bisa pulang ke rumah setelah dinyatakan nonreaktif dalam dua kali rapid test virus corona baru.

“Yang OTG sudah kami rapid test dan hasilnya nonreaktif. Kami akan rapid test tujuh hari kemudian. Apabila hasilnya nonreaktif lagi, kami anggap benar-benar bersih,” ujar Gus Ipin.

Pada Senin (18/5/2020) sekitar pukul 17.00 WIB, Gus Ipin mengunjungi pasien positif dan OTG yang dikarantina di tempat tersebut. Dia sengaja berkunjung untuk memberikan semangat dan makanan berbuka bersama.

Nur Arifin yang mengenakan masker, pelindung wajah, dan sarung tangan itu juga ingin memastikan fasilitas di lokasi karantina tersebut memadai.

Para OTG juga mengenakan masker dan berdiri sesuai jarak aman berdasarkan protokol kesehatan.

Gus Ipin juga berbincang dengan pasien positif itu. Tapi, mereka berbincang dari balkon.

Gus Ipin harus berteriak untuk menanyakan kabar pasien positif yang diisolasi itu. “Iya pak kami lebih tenang dan senang di sini,” jawab salah satu pasien positif dari atas balkon. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Penguatan Ekonomi Kelompok Tani Hutan Lewat Bantuan Alat Produksi

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Erma Susanti mendorong penguatan ekonomi masyarakat di kawasan penyangga ...
KRONIK

Kegelisahan Anak Muda pada Politik, Rocky Gerung: Bukan Apatis, tapi Burnout Society

MALANG – Akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung, menilai kegelisahan generasi muda terhadap dinamika ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Dishub Optimalkan Pemanfaatan 69 Halte, Tingkatkan PAD Surabaya

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya, M. Eri Irawan, mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya ...
KRONIK

Kolaborasi Seniman dan Pemerintah untuk Festival Seni Tradisi Bangkalan yang Lebih Berdaya

BANGKALAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menggelar Festival Seni Tradisi Bangkalan di depan Pendopo ...
KRONIK

RedTalks Malang, PDIP Tegaskan Komitmen Beri Ruang Nyata bagi Kepemimpinan Anak Muda

MALANG – PDI Perjuangan menegaskan komitmennya tidak sekadar menjadikan generasi muda sebagai pelengkap ...
KRONIK

30 Tahun Kudatuli, PDIP Tegaskan Tragedi 27 Juli Jadi Tonggak Lahirnya Reformasi 1998

PDI Perjuangan menegaskan tragedi Kudatuli 27 Juli 1996 menjadi tonggak lahirnya Reformasi 1998 dan bagian penting ...