Jumat
04 September 2026 | 8 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gula Merah dan Ikan Kerapu Pulau Bawean Gresik Merambah 4 Benua

pdip-jatim-bupati-gresik-191021-fandi-akhmad-yani-a

GRESIK – Sejumlah produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) asal Gresik naik kelas. Gula merah dan Ikan Kerapu dari Pulau Bawean menembus pasar di berbagai negara di Benua Asia, Australia, Eropa hingga Amerika Utara.

Upaya duet Bupati-Wakil Bupati Gresik diusung PDI Perjuangan, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah untuk terus mendorong pelaku UMKM berani mengekspor produknya membuahkan hasil.

Produk gula merah dan Ikan Kerapu asal Pulau Putri, Bawean, menjadi komoditi yang paling diincar pasar luar negeri di sejumlah benua. Di Turki, Malaysia, dan Hongkong untuk benua Asia, Belanda di Eropa, dan Kanada di Amerika Utara, dan Australia.

Bahkan, Ikan Kerapu Pak Mansyur sudah dipesan konsumen di Hongkong. Kemudian, gula merah Myra, Palm Sugar Powder 1 twenty foot kontainer. Palm Sugar Solid 1 ton dan Wedang jahe celup 500 bags. Negara tujuan ekspor meliputi pasar Eropa, Hongkong, Australia, Kanada dan Turki. Untuk harga jualnya; Palm sugar powder, 3 dolar Amerika (USD); Palm Sugar Solid, 2.80 USD dan Wedang jahe celup, 2.45 USD.

Komoditas lain adalah ikan teripang, dodol Bawean. Ada pula kerajinan tikar, tas dan berbagai macam kerupuk. Hanya perlu pendampingan proses izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, pelaku UMKM terus didorong untuk meningkatkan kualitasnya. Terkait teknis ekspor akan didampingi oleh dinas terkait.

“Kami berharap, khusus Bawean urusan perizinan UMKM selesai di kecamatan,” kata Gus Yani usai melepas ekspor produk UMKM di Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Senin (18/10/2021).

Namun, lanjut Gus Yani, di wilayah Gresik daratan sudah disediakan klinik ekspor untuk konsultasi dan arahan terkait perizinan ekspor. 

“Kalau di daratan langsung mampir ke klinik ekspor pada 28 Oktober nanti di Pudak Galeri,” imbuh Gus Yani.

Baca juga:Dan… Bupati Gresik Pun Dorong Petani Tanaman Hias dan Bonsai Berani Ekspor

Sementara Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Bier Budy Kismuljanto menyatakan, produk UMKM di Bawean layak untuk diekspor. Karena produknya sangat baik dan banyak diminati mancanegara.

Bier yang berhalangan hadir dalam acara lepas ekspor tersebut menyatakan, saat ini dirinya sedang di Jakarta mengurus Desa Wedani yang akan dijadikan sebagai Desa Devisa.

“Sesuai arahan pak bupati, kami terus mendorong dan mengawal UMKM Gresik naik kelas,” pungkasnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...