Jumat
05 Juni 2026 | 7 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Giliran Petugas Gabungan Kota Madiun Latihan Kewaspadaan Bencana

pdip-jatim-211013-maidi-kebencanaan-1

MADIUN – Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, bencana bisa datang kapan dan di mana saja. Karena itu, dia minta semua pihak selalu waspada dan tanggap bencana.

Sebagai antisipasi datangnya dan menekan dampak yang mungkin ditimbulkan, Pemkot Madiun melakukan pelatihan kewaspadaan bencana.

Setelah melatih masyarakat, kini giliran petugas gabungan yang mendapatkan materi pelatihan.

Pada Selasa (12/10/2021), perwakilan TNI, Polri, BPBD, dan Tagana mengikuti pelatihan kebencanaan di Embung Pilangbango,

Maidi menyebut petugas yang disiapkan ini juga akan melakukan pengecekan titik-titik rawan bencana. Bukan hanya banjir, tapi juga angin kencang dan lain sebagainya.

“Ini mendekati pergantian musim. Ada banyak potensi kebencanaan. Petugas ini nanti akan keliling cek daerah rawan. Apakah daerah banjir, pohon-pohon besar dan lainnya,” ungkap Maidi, Rabu (13/10/2021).

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini menyebut aman dan nyaman tidak hanya sebagai slogan semata. Tetapi benar-benar diwujudkan dengan berbagai tindakan.

Salah satunya, antisipasi kebencanaan. Harapannya, dampak bencana bisa diminimalkan jika benar-benar terjadi.

“Kalau kemudian menemukan pohon yang keropos, ya segera dipangkas. Lebih baik dipangkas saat ini daripada nanti roboh dan menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.

Menurut Maidi, sejumlah daerah di Kota Pendekar masih rawan banjir. Utamanya wilayah timur, meliputi Kelurahan Tawangrejo, Kelun, dan Rejomulyo, khususnya daerah dekat aliran Kali Piring.

Berbagai upaya juga dilakukan, seperti pengerukan sedimen dan peninggian tanggul. Meski begitu, menurut Maidi, aliran dipastikan tidak meluber ke pemukiman jika debit airnya masih sama dengan tahun lalu.

“Kalau debitnya masih sama, tidak akan banjir. Karena sudah kita keruk sedimennya juga kita tinggikan. Tetapi yang perlu diwaspadai kalau musim hujan nanti debitnya lebih tinggi,” kata Maidi.

Di sela latihan ini, Maidi juga meninjau proyek peninggian tanggul tersebut. Dirinya berharap masyarakat turut berpartisipasi dengan tidak membuang sampah ke sungai. Hal itu penting agar aliran sungai tetap lancar.

“Sebaik apapun sungainya, kalau banyak sampah ya pasti akan mampet juga. Makanya, masyarakat juga harus saling menjaga agar tidak ada yang buang sampah ke sungai,” tuturnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...
LEGISLATIF

Plt Ketua DPRD Magetan Hadiri Musyawarah Agama 10 Kabupaten: Momentum Perkuat Ekonomi dan Syiar Islam

MAGETAN – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan, H. Suyatno SSos, menghadiri acara Pengajian Akbar ...
LEGISLATIF

Kunjungi Pasar Munjungan, Ririk Wahyumawati Pastikan Harga Sembako Masih Stabil

Anggota DPRD Trenggalek Ririk Wahyumawati meninjau langsung harga kebutuhan pokok di Pasar Munjungan. Hasil ...