Kamis
04 Juni 2026 | 12 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gerakan Kembali ke Mushalla, Said: Penting untuk Menanamkan Iman Sejak Dini

pdip-jatim-said-abdullah-050421

SUMENEP – “Ini penting sekali untuk menanamkan iman dan disiplin sejak dini, terutama shalat lima waktu. kita saja yang dulu rajin ke mushalla terkadang masih suka abai pada shalat, apalagi yang pada saat maghrib justru asyik nongkrong dan main game online,” ujar MH Said Abdullah, (Rabu, 14/4/2021), menerawang jauh ke masa kecilnya: suasana maghrib yang ranum.

Kala itu matahari terbenam, dan adzan berkumandang. Anak-anak berangkat ke mushalla. Gelap dan sepi merambat di teras rumah. Di mushalla, lampu minyak berkerlip riang. Suara imam mengalun syahdu di antara para jamaah shalat. Sesuai shalat berjamaah, suara anak-anak kecil belajar mengaji terdengar seperti ricik air. Sesekali suara mereka menghentak, melafalkan rukun-rukun Islam, rukun-rukun Iman. Nama-nama para nabi menggema hingga ke luar mushalla.

Ya, di tengah kesibukannya sebagai ketua Badan Anggaran DPR RI, MH Said Abdullah membayangkan mushalla kembali menjadi pusat pendidikan. Untuk mewujudkan mimpinya, politisi PDI Perjuangan ini menggagas Gerakan Kembali ke Mushalla.

Ada tiga kegiatan yang dilakukannya untuk kembali menyemarakkan mushalla. Pertama, memberikan insentif bulanan bagi ratusan guru ngaji di Kabupaten Sumenep. Insentif tersebut diberikan secara langsung melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Kedua, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di kalangan para guru ngaji di setiap kecamatan di Sumenep.

“Kemarin sudah mulai kita luncurkan di Kecamatan Bluto. Kami salurkan 20 ekor kambing sebagai modal usaha bersama bagi para guru ngaji. In syaa Allah, dalam waktu dekat akan dibentuk di kecamatan-kecamatan lain secara bergiliran di seluruh Sumenep,” jelas Said.

Ketiga, pembagian 50 ribu takjil untuk masyarakat melalui guru ngaji. Dengan kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi intensif antara guru ngaji dan orang tua dalam mendidik anak-anaknya di mushalla. Untuk program jangka Panjang, Said mengaku menyiapkan sumber daya manusia yang mumpuni dalam ilmu keagamaan. Untuk itu, saat ini dirinya merintis pembangunan sebuah pesantren di Kecamatan Manding. (53T)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...
SEMENTARA ITU...

Dari Istana Gebang hingga Makam Bung Karno, Pelajaran yang Tak Ditemukan di Buku

Puluhan siswa SD Bangle 02 Blitar mengikuti outing class sejarah ke Istana Gebang, Perpustakaan Bung Karno, dan ...