Senin
19 Oktober 2026 | 7 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gerakan Kembali ke Mushalla, Said: Penting untuk Menanamkan Iman Sejak Dini

pdip-jatim-said-abdullah-050421

SUMENEP – “Ini penting sekali untuk menanamkan iman dan disiplin sejak dini, terutama shalat lima waktu. kita saja yang dulu rajin ke mushalla terkadang masih suka abai pada shalat, apalagi yang pada saat maghrib justru asyik nongkrong dan main game online,” ujar MH Said Abdullah, (Rabu, 14/4/2021), menerawang jauh ke masa kecilnya: suasana maghrib yang ranum.

Kala itu matahari terbenam, dan adzan berkumandang. Anak-anak berangkat ke mushalla. Gelap dan sepi merambat di teras rumah. Di mushalla, lampu minyak berkerlip riang. Suara imam mengalun syahdu di antara para jamaah shalat. Sesuai shalat berjamaah, suara anak-anak kecil belajar mengaji terdengar seperti ricik air. Sesekali suara mereka menghentak, melafalkan rukun-rukun Islam, rukun-rukun Iman. Nama-nama para nabi menggema hingga ke luar mushalla.

Ya, di tengah kesibukannya sebagai ketua Badan Anggaran DPR RI, MH Said Abdullah membayangkan mushalla kembali menjadi pusat pendidikan. Untuk mewujudkan mimpinya, politisi PDI Perjuangan ini menggagas Gerakan Kembali ke Mushalla.

Ada tiga kegiatan yang dilakukannya untuk kembali menyemarakkan mushalla. Pertama, memberikan insentif bulanan bagi ratusan guru ngaji di Kabupaten Sumenep. Insentif tersebut diberikan secara langsung melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Kedua, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di kalangan para guru ngaji di setiap kecamatan di Sumenep.

“Kemarin sudah mulai kita luncurkan di Kecamatan Bluto. Kami salurkan 20 ekor kambing sebagai modal usaha bersama bagi para guru ngaji. In syaa Allah, dalam waktu dekat akan dibentuk di kecamatan-kecamatan lain secara bergiliran di seluruh Sumenep,” jelas Said.

Ketiga, pembagian 50 ribu takjil untuk masyarakat melalui guru ngaji. Dengan kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi intensif antara guru ngaji dan orang tua dalam mendidik anak-anaknya di mushalla. Untuk program jangka Panjang, Said mengaku menyiapkan sumber daya manusia yang mumpuni dalam ilmu keagamaan. Untuk itu, saat ini dirinya merintis pembangunan sebuah pesantren di Kecamatan Manding. (53T)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...
HEADLINE

Gunung Arjuno Terbakar; PDI Perjuangan Kerahkan Ratusan Relawan, Bantu Air Bersih untuk Warga Terdampak

KABUPATEN PASURUAN – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melalui gerakan PDI Perjuangan Peduli menyiapkan sekitar 20 ...
KRONIK

Sonny Jadi DJ Senam Tempo Disko Kaliboyo, Warga Antusias Tebus Sembako Murah

BANYUWANGI – Suasana Minggu pagi di Kaliboyo, Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, berlangsung meriah. Warga ...
KRONIK

DPRD Kabupaten Sumenep Peringati Hari Parlemen 2026 dengan Jalan Sehat Politik

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Jalan Sehat Politik dalam rangka Hari Parlemen 2026 di area Taman Bunga ...
KRONIK

Maskina, Seragam Partai, dan Bantuan Modal dari Said Abdullah

SUMENEP – Maskina, kader PDI Perjuangan asal Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, menerima ...
LEGISLATIF

Karhutla Meluas di Sejumlah Gunung Jatim, Sri Untari Dorong Penanganan Terpadu

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan penanganan kebakaran hutan dan ...