Selasa
21 Juli 2026 | 4 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gerakan Kembali ke Mushalla, Said: Penting untuk Menanamkan Iman Sejak Dini

pdip-jatim-said-abdullah-050421

SUMENEP – “Ini penting sekali untuk menanamkan iman dan disiplin sejak dini, terutama shalat lima waktu. kita saja yang dulu rajin ke mushalla terkadang masih suka abai pada shalat, apalagi yang pada saat maghrib justru asyik nongkrong dan main game online,” ujar MH Said Abdullah, (Rabu, 14/4/2021), menerawang jauh ke masa kecilnya: suasana maghrib yang ranum.

Kala itu matahari terbenam, dan adzan berkumandang. Anak-anak berangkat ke mushalla. Gelap dan sepi merambat di teras rumah. Di mushalla, lampu minyak berkerlip riang. Suara imam mengalun syahdu di antara para jamaah shalat. Sesuai shalat berjamaah, suara anak-anak kecil belajar mengaji terdengar seperti ricik air. Sesekali suara mereka menghentak, melafalkan rukun-rukun Islam, rukun-rukun Iman. Nama-nama para nabi menggema hingga ke luar mushalla.

Ya, di tengah kesibukannya sebagai ketua Badan Anggaran DPR RI, MH Said Abdullah membayangkan mushalla kembali menjadi pusat pendidikan. Untuk mewujudkan mimpinya, politisi PDI Perjuangan ini menggagas Gerakan Kembali ke Mushalla.

Ada tiga kegiatan yang dilakukannya untuk kembali menyemarakkan mushalla. Pertama, memberikan insentif bulanan bagi ratusan guru ngaji di Kabupaten Sumenep. Insentif tersebut diberikan secara langsung melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Kedua, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di kalangan para guru ngaji di setiap kecamatan di Sumenep.

“Kemarin sudah mulai kita luncurkan di Kecamatan Bluto. Kami salurkan 20 ekor kambing sebagai modal usaha bersama bagi para guru ngaji. In syaa Allah, dalam waktu dekat akan dibentuk di kecamatan-kecamatan lain secara bergiliran di seluruh Sumenep,” jelas Said.

Ketiga, pembagian 50 ribu takjil untuk masyarakat melalui guru ngaji. Dengan kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi intensif antara guru ngaji dan orang tua dalam mendidik anak-anaknya di mushalla. Untuk program jangka Panjang, Said mengaku menyiapkan sumber daya manusia yang mumpuni dalam ilmu keagamaan. Untuk itu, saat ini dirinya merintis pembangunan sebuah pesantren di Kecamatan Manding. (53T)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...