Jumat
04 September 2026 | 1 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gerakan Kembali ke Mushalla, Said: Penting untuk Menanamkan Iman Sejak Dini

pdip-jatim-said-abdullah-050421

SUMENEP – “Ini penting sekali untuk menanamkan iman dan disiplin sejak dini, terutama shalat lima waktu. kita saja yang dulu rajin ke mushalla terkadang masih suka abai pada shalat, apalagi yang pada saat maghrib justru asyik nongkrong dan main game online,” ujar MH Said Abdullah, (Rabu, 14/4/2021), menerawang jauh ke masa kecilnya: suasana maghrib yang ranum.

Kala itu matahari terbenam, dan adzan berkumandang. Anak-anak berangkat ke mushalla. Gelap dan sepi merambat di teras rumah. Di mushalla, lampu minyak berkerlip riang. Suara imam mengalun syahdu di antara para jamaah shalat. Sesuai shalat berjamaah, suara anak-anak kecil belajar mengaji terdengar seperti ricik air. Sesekali suara mereka menghentak, melafalkan rukun-rukun Islam, rukun-rukun Iman. Nama-nama para nabi menggema hingga ke luar mushalla.

Ya, di tengah kesibukannya sebagai ketua Badan Anggaran DPR RI, MH Said Abdullah membayangkan mushalla kembali menjadi pusat pendidikan. Untuk mewujudkan mimpinya, politisi PDI Perjuangan ini menggagas Gerakan Kembali ke Mushalla.

Ada tiga kegiatan yang dilakukannya untuk kembali menyemarakkan mushalla. Pertama, memberikan insentif bulanan bagi ratusan guru ngaji di Kabupaten Sumenep. Insentif tersebut diberikan secara langsung melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Kedua, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di kalangan para guru ngaji di setiap kecamatan di Sumenep.

“Kemarin sudah mulai kita luncurkan di Kecamatan Bluto. Kami salurkan 20 ekor kambing sebagai modal usaha bersama bagi para guru ngaji. In syaa Allah, dalam waktu dekat akan dibentuk di kecamatan-kecamatan lain secara bergiliran di seluruh Sumenep,” jelas Said.

Ketiga, pembagian 50 ribu takjil untuk masyarakat melalui guru ngaji. Dengan kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi intensif antara guru ngaji dan orang tua dalam mendidik anak-anaknya di mushalla. Untuk program jangka Panjang, Said mengaku menyiapkan sumber daya manusia yang mumpuni dalam ilmu keagamaan. Untuk itu, saat ini dirinya merintis pembangunan sebuah pesantren di Kecamatan Manding. (53T)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...
KRONIK

Bupati Lukman: Jabatan Kepala Sekolah Itu Amanah Besar, Muaranya Harus untuk Kepentingan Anak

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen pendidikan agar setiap ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Boyong Peternak ke DPR RI dan Kementan Terkait Anjloknya Harga Telur

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan memboyong perwakilan peternak dan koperasi peternak daerah bertolak ke ...