TRENGGALEK – Kompetisi sepak bola “Trenggalek Soccer League” mulai digelar di stadion kebanggaan laskar gajah putih, Menak Sopal Trenggalek, Jumat (21/1/2022). Kompetisi diikuti 23 klub lokal Trenggalek tersebut dibuka Bupati Mochamad Nur Arifin.
Bupati Arifin berharap, kompetisi yang diinisiasi Askab PSSI Kabupaten Trenggalek, juga didukung Pemkab, Polres, dan Kodim 0806/Trenggalek ini akan menumbuhkan bibit-bibit pemain lokal asal Trenggalek.
Sehingga, semakin banyak pilihan pemain lokal untuk skuad Persiga (Persatuan Sepak Bola Trenggalek) dalam kompetisi Liga 3, tahun mendatang.
Arifin mengatakan, kompetisi lokal Trenggalek Soccer League sudah lama vakum. Pandemi Covid-19 yang melanda dalam beberapa tahun terakhir membuat kompetisi sepak bola lokal tak bisa digelar.
“Dengan kompetisi internal ini kita bisa mendapatkan bibit-bibit baru untuk tim lokal kita Persiga. Cita cita inilah yang menjadi alasan kenapa kita menerapkan batasan umur 20 tahun maksimal,” kata Arifin, di Trenggalek, kemarin.
Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini minta para pemain untuk bertanding secara fair play. Menurutnya, pemain harus menjunjung tinggi sportifitas agar sepak bola menjadi tontonan yang menarik bagi masyarakat Trenggalek.
“Karena sepak bola tidak sekadar olahraga. Orang bila sepak bola ini ajang kita mencari saudara. Sebanyak 23 tim lokal akan bertanding dalam kompetisi ini,” ujarnya. (man/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










