Rabu
16 September 2026 | 12 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Bimtek Pengolahan Bahan Herbal, TP PKK Sumenep Dorong Ketahanan Pangan

PDIP-Jatim-Nia-Kurnia-18022022

SUMENEP – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), menggelar bimbingan teknis (bimtek) pemanfaatan dan pengolahan bahan herbal.

Acara yang berlangsung di sekretariat TP PKK pada Kamis (17/2/2022) itu, diikuti oleh pengurus PKK tingkat kecamatan se-Kabupaten Sumenep. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, dan Kepala DKPP, Arif Firmanto.

Dalam kesempatan tersebut, Nia Kurnia Fauzi menyampaikan banyak terima kasih kepada DKPP Sumenep dan seluruh pengurus TP PKK atas digelarnya kegiatan tersebut. Menurutnya, acara tersebut akan melecut semangat dan motivasi untuk lebih maksimal dalam berbagai upaya mengolah bahan herbal yang ada di sekitar.

“PKK sebagai gerakan yang tumbuh dari bawah dan perempuan sebagai penggeraknya, mempunyai peran startegis dalam melakukan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Mbak Nia, panggilan akrabnya, menjelaskan, bahwa program pangan merupakan salah satu dari 10 program pokok PKK yang berupaya untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga, yakni dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya sesuai dengan kearifan lokal.

“Tanaman herbal merupakan tanaman yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit atau untuk meningkatkan kesehatan. Kelompok tanaman ini dikenal mengandung senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan,” jelasnya.

Mbak Nia juga mengungkapkan, pemanfaatan tanaman herbal secara langsung terbukti dapat memperbaiki status gizi. Jamu yang terbuat dari bahan herbal pilihan memiliki berbagai macam khasiat. Salah satunya untuk menjaga kesehatan di musim pandemi saat ini.

“Jamu yang menggunakan bahan herbal khas Indonesia ini, tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita. Khasiat dan manfaat dari jamu ini bahkan sampai menarik perhatian peneliti dari luar negeri,” katanya.

Berkaitan dengan Bimtek pengolahan bahan herbal itu sendiri, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep itu berharap para kader PKK untuk memperluas wawasan dan ilmu berkenaan dengan pengolahan bahan herbal yang bermanfaat untuk kesehatan dan dapat membantu masyarakat di desanya.

“Saya berharap, para kader PKK memberikan ilmu yang diperoleh kepada ibu-ibu rumah tangga di sekitarnya,” tandas istri Bupati Sumenep itu.

Sementara itu, Kepala DKPP Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan, bahwa pelaksanaan bimtek pemanfaatan dan pengolahan bahan herbal itu sudah yang kedua kalinya digelar oleh instansinya. Saat ini, acara tersebut bekerja sama dengan TP PKK Sumenep.

Menurut Arif, bimtek tersebut digelar dengan tujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat, khususnya kader PKK, dalam pemanfaatan pekarangan dengan tanaman obat keluarga (toga).

Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat dengan pemanfaatan tanaman herbal untuk meningkatkan kualitas kesehatan di tingkat rumah tangga.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya TP PKK dalam pemanfaatan dan pengolahan bahan herbal serta mendorong kreativitas dan inovasi dalam pengembangan olahan herbal yang bernilai komersial,” pungkas Arif. (set).

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...