MADIUN – Suasana Kota Pendekar semakin hidup ketika Calon Presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo, berkunjung ke Kopi Kakak, di Kota Madiun, Kamis (19/1/2024).
Lokasi yang akrab bagi para generasi milenial di Kota Madiun ini menjadi saksi interaksi positif antara Ganjar Pranowo, yang diusung oleh PDI Perjuangan dan didukung oleh PPP, Perindo, dan Hanura, dengan generasi muda.
Dalam acara yang penuh keakraban, Ganjar Pranowo berdialog dengan generasi milenial, mendengarkan usulan, curhat, hingga keluhan mereka terkait program-program yang diusung oleh pasangan capres-cawapres nomor urut 03 Ganjar-Mahfud.
Para milenial terlihat antusias saat diberi kesempatan untuk bertanya dan menyampaikan pandangan mereka kepada calon presiden.

Sesi dialog ini menjadi wadah bagi para generasi muda untuk mengungkapkan berbagai permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari.
Seorang perwakilan tenaga honorer mempertanyakan nasibnya, sementara seorang pengusaha jaringan internet menyampaikan kekhawatiran terkait program internet gratis di desa-desa.
Seorang perwakilan tenaga kontrak dari Pemkot Madiun menyampaikan pertanyaannya, “Jika Bapak terpilih jadi presiden Indonesia tahun 2024, apakah seluruh tenaga kontrak se-Indonesia, khususnya di Kota Madiun, akan diangkat (ASN), Pak?”
Ganjar Pranowo memberikan jawaban dengan lugas, menjelaskan bahwa menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat melalui jalur tes dan PPPK. Bagi yang tidak lolos tes, masih ada kesempatan melalui jalur PPPK.

Seorang pengusaha jaringan internet mengajukan pertanyaan terkait nasibnya jika program internet gratis di desa-desa dilaksanakan.
Baca juga: Disambut Gempita Ribuan Massa Pendukung, Ganjar Pranowo Diteriaki: Presiden!.. Presiden!
Ganjar Pranowo menegaskan bahwa program tersebut tidak bertujuan untuk menghilangkan perusahaan jasa layanan internet, melainkan untuk menciptakan kerjasama antara pemerintah dan perusahaan tersebut agar internet dapat diakses hingga ke desa-desa.
Dengan dialog yang penuh informasi dan solusi, Ganjar Pranowo berhasil memberikan klarifikasi dan menjawab keraguan para milenial Kota Madiun, menunjukkan keseriusannya dalam mendengarkan dan memahami aspirasi generasi muda Indonesia. (ant/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









