Senin
02 November 2026 | 7 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gandeng Pengusaha Kompos, Sonny Bentuk Sistem Peternakan Terpadu

PDIP-Jatim-Sonny-12102021

BANYUWANGI – Dalam dunia peternakan, kotoran hewan ternak seringkali masih dianggap sebagai limbah, bahkan dianggap menimbulkan masalah akibat baunya yang menganggu. Persoalan tersebut, ternyata mendorong anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T Danaparita, untuk membentuk sistem peternakan terpadu.

Ia menjelaskan, sistem peternakan terpadu ini, tidak hanya untuk produksi dan pembesaran hewan ternak, namun juga berfokus pada pengelolahan kotoran ternaknya untuk dimanfaatkan menjadi kompos.

“Di kalangan peternak, kotoran hewan ternaknya itu seringkali hanya menjadi limbah. Nah, ini juga kadang menjadi masalah karena baunya. Padahal kita tahu, kotoran hewan inilah menjadi bahan baku utama pembuatan kompos. Itu yang coba kita kembangkan melalui sistem peternakan terpadu ini,” kata Sonny saat meninjau lokasi peternakan terpadu di Desa Bulusari, Selasa (12/10/2021).

Dalam membentuk sistem peternakan terpadu ini, anggota Komisi VI DPR RI itu menggandeng pelaku usaha kompos yang juga berada di desa tempat peternakan didirikan. Nantinya, peternakan milik Sonny akan berkolaborasi dengan pengusaha kompos untuk mengelola limbah kotoran ternak.

“Kita bekerja sama dengan Pak Agus, beliau adalah pelaku usaha pembuatan pupuk kompos. Kerja sama ini yang dinamakan terpadu, saling menguntungkan, jadi kotoran hewan di peternakan tidak lagi dianggap limbah, tetapi jadi bahan baku pembuatan kompos,” jelasnya.

Legislator dari Dapil III Jatim itu juga mengatakan, melalui sistem peternakan terpadu tersebut, tidak ada limbah yang dihasilkan. Semua komponen dimanfaatkan. Selain itu, peternakan terpadu juga mampu menghasilkan keuntungan berkali-kali lipat.

“Jadi, tujuan kita membentuk sistem peternakan terpadu ini, agar tidak ada limbah yang dihasilkan. Semua terkelola dengan baik, dan yang jelas melalui peternakan terpadu ini juga mampu mendongkrak penghasilan,” terangnya.

Sonny berharap, sistem peternakan terpadu didirikannya tersebut, dapat menjadi pilot project untuk peternak-peternak lain. Menurutnya, hal tersebut meerupakan salah satu cara paling efektif untuk mengatasai limbah kotoran hewan.

Selain itu, dengan cara membentuk sistem peternakan terpadu, Sonny ingin mengkampanyekan kepada masyarakat gerakan lestari lingkungan dengan kembali ke organik.

“Kita ingin sistem peternakan terpadu ini menjadi pilot project yang bisa diikuti banyak peternak. Selain bisa mengatasi persoalan limbah kotoran hewan, ini juga salah satu bagian dalam  upaya melestarikan lingkungan,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...