Selasa
21 Juli 2026 | 5 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Fokus Menang Pilkada dan Wujudkan “Jatim Resik”

pdip-jatim-240901-sub
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno

SURABAYA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menekankan pentingnya pencapaian target politik dan sinergitas dalam pemerintahan sebagai upaya mewujudkan visi besar partai ini di Provinsi Jatim.

Salah satunya terkait agenda politik pemilihan kepala daerah Jawa Timur yang sebentar lagi memasuki tahap kampanye.

Legislator DPRD Jatim Sri Untari menyampaikan fokus utama fraksi PDI Perjuangan adalah memenangkan Pilkada Jatim 2024 sebagaimana telah ditetapkan partai.

“Pertama, target kita seluruh anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur yang dilantik adalah untuk berhasil menang Pilkada Jatim, dan memenangkan 17 kepala daerah se-Jatim,” ungkap Sri Untari, Minggu (1/9/2024).

Perempuan yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu juga menekankan pentingnya penyusunan kebijakan yang sinergis antara pemerintah daerah dengan Pempriv Jatim.

Baca juga: 120 Anggota DPRD Jatim 2024-2029 Dilantik, Renny Pramana Wakil Ketua Sementara

Menurutnya, koordinasi yang kuat antara eksekutif dan legislatif di tingkat provinsi dan kabupaten/kota sangat diperlukan agar program-program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

“Kedua, setelah itu menyusun kebijakan sinergitas bersama kepala daerah dengan pemerintah Jatim, karena harus berjalan beriringan. Kabupaten kota tidak bisa berjalan sendiri,” jelas Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim periode 2019-2024 ini.

Lebih lanjut, Sri Untari menggarisbawahi visi besar PDI Perjuangan untuk Pilkada Jawa Timur yang dikenal dengan tagline “Jatim Resik.”

Tagline ini merupakan platform kampanye yang diusung oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dari PDI Perjuangan, yakni Tri Rismaharini (Bu Risma) dan Zahrul Azhar As’ad (Gus Hans).

“Tentunya, tujuannya adalah untuk Jatim Resik, sesuai dengan tagline Cagub-Cawagub yang kita usung,” kata Sri Untari.

Melalui “Jatim Resik,” fraksi PDI Perjuangan menginginkan terciptanya kolaborasi dan sinergitas yang baik antara eksekutif dan legislatif di Jawa Timur.

“Lewat Jatim Resik ini, kami berkeinginan agar tercipta kolaborasi dan sinergitas antara eksekutif dan legislatif dalam meningkatkan pendidikan, menurunkan angka kemiskinan, sehingga ekonomi di Jatim ini bisa terangkat,” ujar Sri Untari dengan penuh semangat.

Selain itu, Sri Untari juga menegaskan bahwa tujuan besar dari semua upaya ini adalah untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi tidak hanya di Jawa Timur, tetapi juga di seluruh Indonesia.

“Tujuan besarnya tentu untuk mendorong percepatan pertumbuhan Indonesia ini, dan menjemput Indonesia emas 2045,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...