Selasa
20 Oktober 2026 | 6 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

FKUB Sumenep Berbagi dengan Masyarakat Lintas Agama, Gus Qusyairi: Merawat Cinta Kasih Sesama Manusia

PDIP-Jatim-Gus-Qusyairi-22112023

SUMENEP – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sumenep menggelar bakti sosial (baksos) dengan berbagi sembako kepada masyarakat lintas agama. Ada sebanyak 200 paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat muslim dan non-muslim.

Acara baksos diawali dengan doa bersama lintas agama, dan dipimpin langsung oleh masing-masing tokoh agama. Antara lain, Pendeta Yusuf (Kristen), Romo Kornilus Kopong (Katholik), Koh Sugiyanto (Buddha), Imam Santoso (Kong Hu Chu), dan K. Ahmad Suyuti (Islam).

Ketua FKUB Sumenep, KH. Qusyairi Zaini, menyampaikan, pembagian baksos bertujuan untuk bersilaturrahim antarumat beragama, dan juga sebagai implementasi nilai-nilai kasih sayang kepada sesama manusia yang menjadi ajaran semua agama.

“Semua agama mengajarkan nilai-nilai cinta kasih. Para pemeluk agama seharusnya selalu menumbuhkan dan merawat cinta kasih itu kepada sesama manusia sehingga tercipta kehidupan yg harmoni, rukun dan damai. Dalam Islam, cinta kasih kepada sesama menjadi syarat diraihnya cinta Tuhan bagi hambanya, ‘innama yarhamu Allahu min ‘ibadihi ar-ruhamaa’. Dalam Yohanes 15:12, Yesus berpesan ‘Saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu’,” ujarnya.

Gus Qusyai, sapaan akrab KH. Qusyairi Zaini, berharap, dengan diadakannya acara baksos seperti ini, seluruh umat beragama bisa bersatu untuk tetap merawat kerukunan, terlebih saat tensi politik mulai naik menjelang Pemilu 2024.

“Persatuan harus tetap utuh dan tidak dirusak oleh hal-hal yang berbau politik. Perbedaan jangan sampai menjadi alasan untuk melahirkan perpecahan. Kita harus tetap berpegang teguh pada prinsip Bhineka Tunggal Ika,” tegasnya.

Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kabupaten Sumenep itu menambahkan, baksos ini merupakan salah satu program kerja FKUB Sumenep, yang biasa dilaksanakan setiap tahun. Namun untuk tahun ini, politisi PDI Perjuangan itu berharap baksos dapat dilaksanakan minimal 2 kali dalam satu tahun.

“Saya berharap nantinya ada support dari instansi-instansi terkait atau dari donatur, sehingga baksos ini bisa digelar setiap 6 bulan sekali,” tandasnya. (hazmi/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...