Selasa
21 Juli 2026 | 10 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

FKUB Sumenep Berbagi dengan Masyarakat Lintas Agama, Gus Qusyairi: Merawat Cinta Kasih Sesama Manusia

PDIP-Jatim-Gus-Qusyairi-22112023

SUMENEP – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sumenep menggelar bakti sosial (baksos) dengan berbagi sembako kepada masyarakat lintas agama. Ada sebanyak 200 paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat muslim dan non-muslim.

Acara baksos diawali dengan doa bersama lintas agama, dan dipimpin langsung oleh masing-masing tokoh agama. Antara lain, Pendeta Yusuf (Kristen), Romo Kornilus Kopong (Katholik), Koh Sugiyanto (Buddha), Imam Santoso (Kong Hu Chu), dan K. Ahmad Suyuti (Islam).

Ketua FKUB Sumenep, KH. Qusyairi Zaini, menyampaikan, pembagian baksos bertujuan untuk bersilaturrahim antarumat beragama, dan juga sebagai implementasi nilai-nilai kasih sayang kepada sesama manusia yang menjadi ajaran semua agama.

“Semua agama mengajarkan nilai-nilai cinta kasih. Para pemeluk agama seharusnya selalu menumbuhkan dan merawat cinta kasih itu kepada sesama manusia sehingga tercipta kehidupan yg harmoni, rukun dan damai. Dalam Islam, cinta kasih kepada sesama menjadi syarat diraihnya cinta Tuhan bagi hambanya, ‘innama yarhamu Allahu min ‘ibadihi ar-ruhamaa’. Dalam Yohanes 15:12, Yesus berpesan ‘Saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu’,” ujarnya.

Gus Qusyai, sapaan akrab KH. Qusyairi Zaini, berharap, dengan diadakannya acara baksos seperti ini, seluruh umat beragama bisa bersatu untuk tetap merawat kerukunan, terlebih saat tensi politik mulai naik menjelang Pemilu 2024.

“Persatuan harus tetap utuh dan tidak dirusak oleh hal-hal yang berbau politik. Perbedaan jangan sampai menjadi alasan untuk melahirkan perpecahan. Kita harus tetap berpegang teguh pada prinsip Bhineka Tunggal Ika,” tegasnya.

Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kabupaten Sumenep itu menambahkan, baksos ini merupakan salah satu program kerja FKUB Sumenep, yang biasa dilaksanakan setiap tahun. Namun untuk tahun ini, politisi PDI Perjuangan itu berharap baksos dapat dilaksanakan minimal 2 kali dalam satu tahun.

“Saya berharap nantinya ada support dari instansi-instansi terkait atau dari donatur, sehingga baksos ini bisa digelar setiap 6 bulan sekali,” tandasnya. (hazmi/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...