Sabtu
02 Mei 2026 | 3 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

FGD Kudatuli, Repdem Jatim Tegaskan Demokrasi Bukan Warisan

IMG-20250727-WA0072_copy_589x415

SURABAYA – Puluhan aktivis Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) dari berbagai kota dan kabupaten mengikuti acara focus group discussion (FGD) di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, di Surabaya, Minggu (27/5/2025).

FGD membahas peristiwa kerusuhan 27 Juli (Kudatuli) 1996 sebagai era transisi otoriter menuju demokrasi.

Ketua DPD Repdem Jawa Timur, Machfud Husairi dalam acara itu menegaskan, proses berdemokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini bukan tersaji begitu saja.

“Demokrasi saat ini bukan warisan, tapi diperjuangkan. Peristiwa Kudatuli adalah fakta tak terbantahkan, bagaimana membuka jalan demokrasi tidaklah mudah. Dihadang dengan kekerasan,” kata Mahfud Husairi.

Aktivis 98 yang kini jadi anggota DPRD Kota Pasuruan ini menambahkan, peristiwa Kudatuli tidak untuk sekadar dikenang.

“Kita hadir di sini untuk mewarisi semangat dalam menjaga dan menegakkan demokrasi seperti terkandung dalam peristiwa Kudatuli,” imbuhnya.

Pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Repdem, Abdi Edison yang hadir pada acara itu mengingatkan, Repdem lahir dari upaya pembelaan terhadap rakyat kecil melawan penindasan.

“Repdem punya sejarah panjang dan memiliki kesadaran yang sama dalam memperjuangkan demokrasi, memperjuangkan kaum wong cilik atau marhaen,” kata Abdi Edison.

“Peristiwa Kudatuli menjadi simbol politik atas kesadaran masyarakat dalam melawan penindasan. Semangat dan nilai-nilai perjuangan di dalamnya, mesti kita serap,” tambahnya.

Rangkaian peristiwa Kudatuli bermula dari terpilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI dalam Kongres Luar Biasa di Surabaya pada 1993. Hal tersebut tidak direstui penguasa saat itu.

Hingga terjadi kongres tandingan di Medan. Massa pendukung kongres kemudian menyerbu kantor DPP PDI di Jl Diponegoro Jakarta pada 27 Juli 1996. Kerusuhan meluas menyebabkan jatuhnya korban jiwa, luka hingga hilang tak ditemukan sampai kini. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Sumenep Gelar Konsolidasi bersama PAC untuk Perkuat Basis

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Pimpinan Anak Cabang ...
KRONIK

May Day 2026, Armuji Berbaur dengan Buruh, Tegaskan Komitmen Kesejahteraan Pekerja

SURABAYA – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur berlangsung ...
KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...
KRONIK

Ini, Kunci Sukses Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Banyuwangi Berkreasi di Pertanian

BANYUWANGI – Sejak menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, salah satu program prioritas Ipuk Fiestiandani adalah sektor ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...