Minggu
01 November 2026 | 3 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

FGD Kudatuli, Repdem Jatim Tegaskan Demokrasi Bukan Warisan

IMG-20250727-WA0072_copy_589x415

SURABAYA – Puluhan aktivis Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) dari berbagai kota dan kabupaten mengikuti acara focus group discussion (FGD) di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, di Surabaya, Minggu (27/5/2025).

FGD membahas peristiwa kerusuhan 27 Juli (Kudatuli) 1996 sebagai era transisi otoriter menuju demokrasi.

Ketua DPD Repdem Jawa Timur, Machfud Husairi dalam acara itu menegaskan, proses berdemokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini bukan tersaji begitu saja.

“Demokrasi saat ini bukan warisan, tapi diperjuangkan. Peristiwa Kudatuli adalah fakta tak terbantahkan, bagaimana membuka jalan demokrasi tidaklah mudah. Dihadang dengan kekerasan,” kata Mahfud Husairi.

Aktivis 98 yang kini jadi anggota DPRD Kota Pasuruan ini menambahkan, peristiwa Kudatuli tidak untuk sekadar dikenang.

“Kita hadir di sini untuk mewarisi semangat dalam menjaga dan menegakkan demokrasi seperti terkandung dalam peristiwa Kudatuli,” imbuhnya.

Pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Repdem, Abdi Edison yang hadir pada acara itu mengingatkan, Repdem lahir dari upaya pembelaan terhadap rakyat kecil melawan penindasan.

“Repdem punya sejarah panjang dan memiliki kesadaran yang sama dalam memperjuangkan demokrasi, memperjuangkan kaum wong cilik atau marhaen,” kata Abdi Edison.

“Peristiwa Kudatuli menjadi simbol politik atas kesadaran masyarakat dalam melawan penindasan. Semangat dan nilai-nilai perjuangan di dalamnya, mesti kita serap,” tambahnya.

Rangkaian peristiwa Kudatuli bermula dari terpilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI dalam Kongres Luar Biasa di Surabaya pada 1993. Hal tersebut tidak direstui penguasa saat itu.

Hingga terjadi kongres tandingan di Medan. Massa pendukung kongres kemudian menyerbu kantor DPP PDI di Jl Diponegoro Jakarta pada 27 Juli 1996. Kerusuhan meluas menyebabkan jatuhnya korban jiwa, luka hingga hilang tak ditemukan sampai kini. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...