Rabu
17 Juni 2026 | 11 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

FGD Kudatuli, Repdem Jatim Tegaskan Demokrasi Bukan Warisan

IMG-20250727-WA0072_copy_589x415

SURABAYA – Puluhan aktivis Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) dari berbagai kota dan kabupaten mengikuti acara focus group discussion (FGD) di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, di Surabaya, Minggu (27/5/2025).

FGD membahas peristiwa kerusuhan 27 Juli (Kudatuli) 1996 sebagai era transisi otoriter menuju demokrasi.

Ketua DPD Repdem Jawa Timur, Machfud Husairi dalam acara itu menegaskan, proses berdemokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini bukan tersaji begitu saja.

“Demokrasi saat ini bukan warisan, tapi diperjuangkan. Peristiwa Kudatuli adalah fakta tak terbantahkan, bagaimana membuka jalan demokrasi tidaklah mudah. Dihadang dengan kekerasan,” kata Mahfud Husairi.

Aktivis 98 yang kini jadi anggota DPRD Kota Pasuruan ini menambahkan, peristiwa Kudatuli tidak untuk sekadar dikenang.

“Kita hadir di sini untuk mewarisi semangat dalam menjaga dan menegakkan demokrasi seperti terkandung dalam peristiwa Kudatuli,” imbuhnya.

Pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Repdem, Abdi Edison yang hadir pada acara itu mengingatkan, Repdem lahir dari upaya pembelaan terhadap rakyat kecil melawan penindasan.

“Repdem punya sejarah panjang dan memiliki kesadaran yang sama dalam memperjuangkan demokrasi, memperjuangkan kaum wong cilik atau marhaen,” kata Abdi Edison.

“Peristiwa Kudatuli menjadi simbol politik atas kesadaran masyarakat dalam melawan penindasan. Semangat dan nilai-nilai perjuangan di dalamnya, mesti kita serap,” tambahnya.

Rangkaian peristiwa Kudatuli bermula dari terpilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI dalam Kongres Luar Biasa di Surabaya pada 1993. Hal tersebut tidak direstui penguasa saat itu.

Hingga terjadi kongres tandingan di Medan. Massa pendukung kongres kemudian menyerbu kantor DPP PDI di Jl Diponegoro Jakarta pada 27 Juli 1996. Kerusuhan meluas menyebabkan jatuhnya korban jiwa, luka hingga hilang tak ditemukan sampai kini. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Empat Masalah Serius Sektor Pertanian Kabupaten Pasuruan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti empat persoalan utama yang dinilai ...
KABAR CABANG

PAC Ngariboyo Magetan Salurkan Bantuan untuk Warga Lansia

MAGETAN – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngariboyo menggelar ...
KRONIK

Novita Hardini Siapkan Jalan bagi Talenta Muda Lewat UPRINTIS Futsal League 2026

Anggota DPR RI Novita Hardini menggelar UPRINTIS Futsal League 2026 sebagai wadah pembinaan talenta muda ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Lewat Beragam Aksi Nyata di Bulan Bung Karno 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026 mulai dari bakti sosial, bazar ...
KRONIK

PDI Perjuangan Ingatkan 169 Juta Kelas Menengah Terancam Ambruk Imbas Pertamax Naik

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja, Darmadi Durianto, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Raperda Disabilitas Jadi Instrumen Nyata Pemenuhan Hak Warga

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan Raperda Disabilitas harus menjadi instrumen perubahan sosial yang ...