Kamis
16 April 2026 | 10 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fery Sudarsono Usahakan Petani Segera Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi

pdip-jatim-220102-fery-sudarson

MADIUN – Sebagian besar petani di Jawa Timur berharap dapat segera menebus pupuk bersubsidi pada awal Januari 2022 agar dapat melakukan pemupukan dengan tepat waktu. Pasalnya puncak musim tanam pada tahun 2022 masih berlangsung, sementara banyak petani belum melakukan pemupukan di bulan Desember kemarin.

Penasihat Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono yang juga Ketua DPRD Kabupaten Madiun menuturkan, masih cukup banyak petani belum melakukan pemupukan di bulan Desember. Hal tersebut lantaran disebabkan alokasi pupuk bersubsidi sudah habis.

“Kami berharap saat memasuki Januari 2022, petani dapat segera menebus pupuk bersubsidi agar dapat segera melakukan pemupukan. Tapi sampai saat ini kami belum mendapat informasi terkait tindaklanjut surat dari Pemprov Jatim,” ungkap Feri, Minggu (2/1/2022).

Legislator yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun ini menambahkan, surat alokasi pupuk subsidi untuk setiap provinsi telah diterbitkan oleh Menteri Pertanian pada 17 Desember 2021 melalui surat kepada seluruh gubernur dengan Nomor 200/SR.220/M/12/2021.

“Petani sangat berharap agar birokrasi administrasi pupuk bersubsidi ini dapat dipermudah dan dipercepat. Karena tanaman membutuhkan pupuk secara tepat waktu dan tidak bisa menunggu,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua KTNA Jawa Timur, Suharno mengatakan, jika alokasi pupuk bersubsidi tahun 2021 di Jawa Timur telah habis pada pertengahan bulan Desember 2021. Pihaknya berharap dapat segera menyalurkan pupuk bersubsidi di awal bulan Januari 2022.

“Agar kebutuhan petani di wilayah kerjanya dapat terpenuhi. Kami memiliki stok di gudang distributor dan siap menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani melalui kios atau pengecer kami setelah adanya SK alokasi tingkat kecamatan,” tuturnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Vice President (VP) Penjualan Wilayah 4A Jawa Timur, PT Pupuk Indonesia (Persero), Iyan Fajri membenarkan, surat dari Menteri Pertanian untuk alokasi pupuk bersubsidi di tingkat provinsi sudah terbit pada tanggal 17 Desember 2021.

“Sebagai produsen kami menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai dengan penugasan pemerintah. Dalam hal ini, untuk Provinsi Jawa Timur kami akan mengacu pada regulasi yang berlaku di Provinsi Jawa Timur. Pupuk Indonesia telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi pada jaringan distribusinya untuk alokasi tahun 2022,” jelasnya.

Sedangkan dalam penyalurannya, lanjut Iyan, pihaknya berpedoman pada regulasi yang berlaku, baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten. Menurutnya, stok pupuk bersubsidi tersedia di gudang penyangga di tingkat kabupaten, gudang distributor, hingga kios/pengecer di seluruh Jawa Timur. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...