Jumat
01 Mei 2026 | 10 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fatatoh Beber Hasil Reses di Kanigoro, Layanan Dasar dan Infrastruktur Jadi Sorotan

pdip-jatim-260122-reses-di-kanigoro-1

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar, Fatatoh Hironi Ulya, melaksanakan reses masa sidang ke-2 yang telah dilakukannya beberapa waktu lalu di Dukuh Pakel, Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro.

Menurutnya, reses tersebut menjadi ruang penting untuk mendengar langsung suara masyarakat di tingkat desa.

Fatatoh menyampaikan, kegiatan reses yang dihadiri seluruh elemen masyarakat itu berjalan lancar dan penuh dinamika.

Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan pelayanan dasar hingga persoalan pembangunan desa.

“Pada reses kemarin, masyarakat sangat terbuka menyampaikan keluhan dan harapannya. Ini menunjukkan bahwa forum reses masih sangat dibutuhkan sebagai sarana komunikasi langsung antara warga dan wakilnya di DPRD,” ujar Fatatoh pada tim media ini, Kamis (22/1/2026).

Dia mengungkapkan, pelayanan dasar menjadi salah satu isu utama yang disampaikan warga, khususnya terkait layanan terpadu di desa yang diharapkan tetap maksimal meskipun terdapat penyesuaian alokasi dana desa (ADD).

Selain itu, kondisi infrastruktur jalan desa yang rusak juga banyak dikeluhkan karena berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Tak kalah penting, Fatatoh menilai aspirasi warga terkait pengembangan potensi desa, terutama sektor pariwisata, sebagai masukan strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi desa.

“Warga tidak hanya menyampaikan keluhan, tetapi juga menawarkan gagasan. Mereka ingin potensi desa, termasuk pariwisata, bisa dikembangkan agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat,” katanya.

Menanggapi aspirasi tersebut, dia menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan setiap masukan warga melalui pembahasan di DPRD Kabupaten Blitar.

Anggota Komisi IV DPRD ini juga mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah agar program pembangunan tetap berjalan meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

“Reses bukan sekadar formalitas, tapi pijakan awal untuk merumuskan kebijakan yang benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...
KRONIK

Ini, Kunci Sukses Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Banyuwangi Berkreasi di Pertanian

BANYUWANGI – Sejak menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, salah satu program prioritas Ipuk Fiestiandani adalah sektor ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...