SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya M. Eri Irawan mengajak masyarakat kembali menghidupkan semangat gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan, seiring meningkatnya kekhawatiran warga terhadap potensi kriminalitas dan persoalan infrastruktur permukiman.
Ajakan tersebut disampaikan Eri saat agenda reses di Kelurahan Kalijudan, Kecamatan Mulyorejo, Senin (16/2/2026), menyusul berbagai keluhan warga mulai dari genangan air pascahujan hingga kerawanan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Menurut Eri, keamanan lingkungan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada aparat penegak hukum maupun pemerintah. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
“Keamanan ini harus kita jaga bersama. Mari bahu-membahu menjaga Surabaya agar tingkat kejahatan bisa ditekan seminimal mungkin,” tegas Eri Irawan, dikutip Rabu (18/2/2026).
Saat dialog bersama warga, salah satu usulan utama yang mencuat adalah pemasangan CCTV di tingkat RW untuk membantu pengawasan lingkungan. Eri menyebut program tersebut telah masuk dalam skema anggaran Pemerintah Kota Surabaya tahun 2026.
“Mudah-mudahan program CCTV ini segera terealisasi karena sudah masuk anggaran 2026. Saya juga meminta pihak kelurahan ikut mengawal agar menjadi prioritas,” ujar Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu.
Ia menilai integrasi CCTV hingga tingkat lingkungan akan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menekan angka kriminalitas. Apalagi, keberhasilan Polrestabes Surabaya mengungkap ribuan kasus curanmor menunjukkan teknologi pengawasan memiliki peran penting dalam penegakan hukum.
Selain isu keamanan, warga juga mengeluhkan genangan air yang kerap terjadi saat hujan deras. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga memicu risiko kecelakaan akibat kendaraan yang melaju kencang di jalan tergenang.
Warga mengusulkan perbaikan drainase melalui penggantian paving lama serta pemasangan polisi tidur agar pengendara menurunkan kecepatan saat melintas di kawasan permukiman.
Menanggapi hal itu, Eri memastikan percepatan normalisasi saluran air dan perbaikan infrastruktur akan segera dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Surabaya.
“Terkait normalisasi gorong-gorong dan percepatan infrastruktur agar genangan cepat surut, akan segera kami sampaikan untuk tindak lanjut,” katanya.
Eri berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menjadi solusi berkelanjutan, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama. (nia/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










