Minggu
09 Agustus 2026 | 11 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Siapkan Kader ‘Buser Surabaya Hebat’, Untuk Ini

pdip-jatim-211224-eri-1

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya tengah menyiapkan Buser atau Buru Sergap di setiap lingkungan RT. Buser ini bukanlah petugas yang menangkap penjahat, namun kader yang siaga membantu pemkot menyelesaikan permasalahan sosial, kesehatan, hingga kemiskinan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, Buser di setiap RT nantinya dipilih dari kader yang aktif. Mereka dipilih oleh kelurahan, Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk membantu pemkot menyelesaikan masalah sosial hingga kesehatan.

“Jadi dari kader-kadernya Kota Surabaya akan diambil, dites yang mampu. Nanti dijadikan Buser Surabaya Hebat. Ini adalah orang-orang dari kader yang kita ambil menjadi bagian,” kata Eri Cahyadi, Jumat (25/2/2022).

Sedangkan untuk kader-kader yang lain, dia memastikan mereka tetap jalan dengan tugas yang berbeda. Setidaknya, dari sekitar 45 ribu kader di Kota Pahlawan, 28 ribu di antaranya akan dipilih menjadi Buser Surabaya Hebat.

“Jadi setiap RT ada 4 orang (Buser). Fungsinya mereka melihat Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) yang mana, yang dapat bantuan, terus bayi stunting di mana. Kalau kader kan keikhlasan, kalau Buser ada tugasnya, ada kinerjanya,” bebernya.

Politisi PDI Perjuangan ini menyebut, nantinya kader di Surabaya juga tak lagi terbagi dalam berbagai bidang. Melainkan, mereka yang sebelumnya terdiri dari Bumantik, Kader Lingkungan, hingga Kader Kesehatan akan menjadi satu bagian, yakni Kader Surabaya.

“Insya Allah kader-kader itu namanya akan hilang. Jadi, tidak ada lagi namanya Kader A, Kader B dan Kader C. Semua jadi Kader Surabaya,” jelas dia.

Meski demikian, Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu kembali menegaskan, bahwa kader ini sifatnya sosial dan hanya membantu pemkot.

Sementara tugas dan tanggung jawab, tetap berada pada kelurahan, kecamatan dan Perangkat Daerah (PD) terkait di lingkup Pemkot Surabaya.

“Kalau kader tetap jalan, seperti di Posyandu bantu-bantu apa. Kalau Buser yang bagian nyeruduk (gerak cepat),” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina menjelaskan, bahwa kader adalah warga pelayan masyarakat yang dipilih dan dilatih untuk menggerakkan serta berpartisipasi dalam pemberdayaan masyarakat.

Terdapat banyak jenis kader di Surabaya dengan tugas yang beragam sesuai perangkat daerah pengampu.

“Nah, agar peran kader lebih terintegrasi, maka Pemkot Surabaya melakukan penggabungan seluruh kader menjadi satu, yaitu Kader Surabaya Hebat,” kata Nanik.

Menurut dia, adanya kriteria dalam pemilihan kader, disesuaikan dengan tujuan pemkot untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat melalui tugas pokok dan fungsi “Kader Surabaya Hebat”. Yakni, melakukan layanan dan pendampingan warga yang berada di sekitar tempat tinggal kader.

“Untuk kader yang telah melakukan kegiatan pada bulan Januari dan Februari 2022 tapi tidak memenuhi kriteria sebagai Kader Surabaya Hebat, akan tetap diberikan haknya sesuai juknis yang berlaku,” terang dia.

Menurut kajian ahli, Nanik menyebut, banyaknya kader disesuaikan dengan jumlah KK per RT. Sehingga, rata-rata jumlah kader yang dibutuhkan per RT adalah tiga. “Jumlah tersebut dapat disesuaikan dengan jumlah KK masing-masing RT,” tambahnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya program ini, pemkot dapat melakukan intervensi kepada masyarakat lebih cepat dan akurat berdasarkan laporan Kader Surabaya Hebat. Karenanya, dia juga memastikan, bahwa peningkatan kapasitas akan terus dilakukan pemkot kepada Kader Surabaya Hebat. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

RUANG MERAH

Tantangan Menjaga Kedaulatan di Balik Gagasan Beras Satu Harga

Oleh Ony Setiawan* GAGASAN Perum Bulog untuk menerapkan kebijakan beras medium satu harga secara nasional memantik ...
LEGISLATIF

Andreas Eddy Pilih Reses Tanpa Sekat, Turun ke Kampung dan Dengarkan Warga

MALANG – Anggota DPR RI Komisi XI Andreas Eddy Susetyo memilih cara berbeda untuk menyerap aspirasi masyarakat. ...
SEMENTARA ITU...

Persiga U-17 Dituntut Tampil Maksimal di Piala Soeratin 2026, Doding: Harus Menang dan Lolos

TRENGGALEK – Persiga Trenggalek U-17 dituntut memaksimalkan status sebagai tuan rumah Piala Soeratin 2026 dengan ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...
LEGISLATIF

Andreas Dorong Masyarakat Melek Keuangan agar Tak Jadi Korban Penipuan Digital

MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendorong masyarakat memperkuat literasi keuangan di tengah ...
SEMENTARA ITU...

Lewat Dramasoka Pendekar Caping Gunung, Rijanto Ajak Warga Guyub Bangun Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama ...