Minggu
20 September 2026 | 4 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi: Penonaktifan BPJS PBI Tak Berdampak bagi Warga Surabaya

pdip jatim 260118 ec

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan penonaktifan sekitar 45.000 kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) per 1 Februari 2026 tidak berdampak terhadap layanan kesehatan warga Kota Surabaya.

Penonaktifan tersebut merupakan hasil pembaruan data nasional Kementerian Sosial berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026. Namun, Eri menegaskan Pemerintah Kota Surabaya telah lebih dahulu menerapkan program Universal Health Coverage (UHC) yang menjamin layanan kesehatan warga tetap berjalan.

Menurutnya, melalui program UHC, warga Surabaya tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP Surabaya.

“Yang penting KTP Surabaya dan sudah tinggal minimal 10 tahun di Surabaya. Rumah sakit tidak boleh menolak pasien,” kata Eri usai rapat koordinasi di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, dikutip Selasa (17/2/2026).

Program UHC merupakan komitmen Pemkot Surabaya untuk menjamin akses layanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif tanpa kendala biaya. Pembiayaan program tersebut dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Eri menegaskan seluruh rumah sakit binaan pemerintah kota wajib memberikan pelayanan kesehatan kepada warga, termasuk mereka yang kepesertaan BPJS PBI-nya dinonaktifkan.

Meski demikian, Pemkot Surabaya tetap membuka pendampingan bagi warga miskin yang terdampak penonaktifan agar kepesertaan PBI dapat diaktifkan kembali.

“PBI bukan dihentikan oleh pemerintah kota, tetapi oleh Kementerian Sosial. Jika memang warga miskin, langsung kami bantu proses reaktivasi,” ujarnya.

Sementara itu, bagi warga yang dinilai tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan, pemerintah menyarankan perpindahan kepesertaan ke BPJS Mandiri agar bantuan tetap tepat sasaran.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan puluhan ribu data kepesertaan PBI JK tersebut masih dalam proses pembaruan oleh Kementerian Sosial.

“Masyarakat tidak perlu panik. Saat ini data sedang ditindaklanjuti dan diperbarui oleh Kemensos,” kata Nanik.

Ia memastikan selama proses pembaruan berlangsung, warga tetap dapat mengakses layanan kesehatan gratis melalui program UHC dengan menunjukkan KTP Surabaya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dua Event Olahraga Meriahkan Banyuwangi, 3.400 Pelari Siap Ramaikan Soekarno Run

BANYUWANGI – Banyuwangi terus memantapkan diri sebagai salah satu destinasi sport tourism di Indonesia. Akhir pekan ...
SEMENTARA ITU...

8.000 Jamaah Padati Pendopo Blitar, Rijanto Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

BLITAR – Sekitar 8.000 jamaah memadati Pendopo Sasana Adhi Praja Kabupaten Blitar, Sabtu (19/9/2026), untuk ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Bagikan 2.000 Paket Sembako, Said Abdullah: Jangan Lihat Pilihan Politiknya

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membagikan sebanyak 2.000 paket sembako kepada masyarakat di Kabupaten ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, PDI Perjuangan Jatim Jadikan Banyuwangi Pusat Sport Tourism

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menggelar ajang sport tourism Soekarno Run BWX di Kabupaten ...
KRONIK

Angka Kemiskinan Banyuwangi Turun, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Dampaknya Harus Dirasakan Wong Cilik

SURABAYA – Angka kemiskinan Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan tren penurunan dalam lima tahun terakhir. ...
LEGISLATIF

Kanang Pantau Distribusi Bantuan Pangan di Ngawi, Soroti Sinergi KDMP-Bulog

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI Ir. Budi Sulistyono (Kanang) memantau distribusi bantuan pangan oleh Perum Bulog ...