Senin
27 Juli 2026 | 4 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi: Penonaktifan BPJS PBI Tak Berdampak bagi Warga Surabaya

pdip jatim 260118 ec

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan penonaktifan sekitar 45.000 kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) per 1 Februari 2026 tidak berdampak terhadap layanan kesehatan warga Kota Surabaya.

Penonaktifan tersebut merupakan hasil pembaruan data nasional Kementerian Sosial berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026. Namun, Eri menegaskan Pemerintah Kota Surabaya telah lebih dahulu menerapkan program Universal Health Coverage (UHC) yang menjamin layanan kesehatan warga tetap berjalan.

Menurutnya, melalui program UHC, warga Surabaya tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP Surabaya.

“Yang penting KTP Surabaya dan sudah tinggal minimal 10 tahun di Surabaya. Rumah sakit tidak boleh menolak pasien,” kata Eri usai rapat koordinasi di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, dikutip Selasa (17/2/2026).

Program UHC merupakan komitmen Pemkot Surabaya untuk menjamin akses layanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif tanpa kendala biaya. Pembiayaan program tersebut dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Eri menegaskan seluruh rumah sakit binaan pemerintah kota wajib memberikan pelayanan kesehatan kepada warga, termasuk mereka yang kepesertaan BPJS PBI-nya dinonaktifkan.

Meski demikian, Pemkot Surabaya tetap membuka pendampingan bagi warga miskin yang terdampak penonaktifan agar kepesertaan PBI dapat diaktifkan kembali.

“PBI bukan dihentikan oleh pemerintah kota, tetapi oleh Kementerian Sosial. Jika memang warga miskin, langsung kami bantu proses reaktivasi,” ujarnya.

Sementara itu, bagi warga yang dinilai tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan, pemerintah menyarankan perpindahan kepesertaan ke BPJS Mandiri agar bantuan tetap tepat sasaran.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan puluhan ribu data kepesertaan PBI JK tersebut masih dalam proses pembaruan oleh Kementerian Sosial.

“Masyarakat tidak perlu panik. Saat ini data sedang ditindaklanjuti dan diperbarui oleh Kemensos,” kata Nanik.

Ia memastikan selama proses pembaruan berlangsung, warga tetap dapat mengakses layanan kesehatan gratis melalui program UHC dengan menunjukkan KTP Surabaya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Jadikan Kudatuli Momentum Menjaga Hak Rakyat dan Demokrasi

KEDIRI – Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto, menegaskan peringatan 30 tahun peristiwa ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Madiun Targetkan Musran Rampung Awal Agustus, Percepat Konsolidasi hingga Desa

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menargetkan seluruh pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) rampung ...
KABAR CABANG

Tak Lupa Kudatuli, Kader-Kader DPC Kota Pasuruan Nobar Film Dokumenter dan Sarasehan

KOTA PASURUAN – Tiga dekade berlalu sejak peristiwa Kuda Tuli (Kerusuhan 27 Juli 1996), ingatan akan momen kelam ...
KABAR CABANG

Jejak Luka yang Tak Selesai di Rumah Banteng Jember

JEMBER – Sisa hujan masih menetes dari ujung tenda ketika para kader Partai mulai memenuhi halaman Kantor DPC PDI ...
KABAR CABANG

Kudatuli dan Kompas Sejarah bagi Generasi Penerus

MADIUN – Tiga puluh tahun telah berlalu. Waktu bergerak, pemerintahan berganti, dan wajah politik Indonesia ...
KOLOM

Kudatuli dan Pelajaran Demokrasi

Oleh Djarot Saiful Hidayat* SETIAP 27 Juli, ingatan kolektif bangsa ini seharusnya berhenti sejenak. Bukan untuk ...