Senin
12 Oktober 2026 | 5 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi: Bunda PAUD Jadi Garda Terdepan dalam Mencerdaskan Anak-anak

pdip-jatim-240918-apresiasi-bunda-paud

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan apresiasi kepada 31 bunda pendidikan anak usia dini (PAUD) yang sudah mengajar lebih dari 10 tahun serta 12 Bunda PAUD terbaik se-Surabaya, Selasa (17/9/2024).

Wali Kota Eri Cahyadi didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya Rini Indriyani mengatakan apresiasi ini diberikan lantaran Bunda PAUD yang menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan anak-anak sejak usia dini.

Tak hanya itu, Bunda PAUD juga berperan penting dalam menciptakan masa transisi yang menyenangkan dari Taman Kanak-Kanak (TK) menuju Sekolah Dasar (SD) di Kota Surabaya.

“Apresiasi ini diberikan untuk semangat Bunda PAUD dalam mengerjakan dan menyiapkan anak-anak. Ini adalah rasa terima kasih kita karena mereka (Bunda PAUD) menyiapkan anak-anak untuk menjadi pemimpin yang Akhlakul Karimah, dimulai sedini mungkin,” ujarnya.

Pihaknya, terus berupaya untuk memberikan apresiasi seluruh Bunda PAUD dalam bentuk Jasa Pelayanan (Jaspel), berupa BPJS Ketenagakerjaan.

Bagi Eri Cahyadi, hal ini adalah bentuk perlindungan yang diberikan Pemkot Surabaya kepada seluruh Bunda PAUD yang bertugas.

“Saat ini, sudah hampir 70 persen Bunda PAUD termasuk kader lingkungan dan lainnya yang sudah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Kita akan terus berupaya agar semuanya bisa ter-cover,” sebutnya.

Dia berpesan kepada seluruh Bunda PAUD di Kota Surabaya agar tidak lelah mendidik anak-anak, serta mengedukasi orang tua betapa pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebelum masuk ke jenjang SD.

“Dengan begitu angka keikutsertaan anak-anak pada PAUD bisa meningkat. Target kami di tahun 2026 angkanya bisa meningkat sebesar 70 hingga 80 persen,” katanya.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Surabaya Rini Indriyani menjelaskan, apresiasi yang diberikan kepada Bunda PAUD untuk penilaiannya melibatkan pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) hingga para pakar.

“Untuk Bunda PAUD tingkat Kecamatan dan Kelurahan itu, mereka lomba dengan mengisi aplikasi Si Bunda. Penilaiannya melibatkan Kementerian Pendidikan dan Pakar PAUD dari Unesa. Selain itu, ada pula apresiasi untuk para pengajar yang berdedikasi lebih dari 10 tahun,” jelasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Beber Jalur Koreksi Desil Bansos, Warga Kediri Bisa Ajukan Pemutakhiran Data

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengingatkan warga agar memeriksa data kesejahteraan yang ...
KRONIK

RSUD Blambangan Raih Tiga Penghargaan NHR, Bupati Ipuk: Tolok Ukur Berbenah Tingkatkan Layanan

BANYUWANGI – RSUD Blambangan Banyuwangi meraih tiga penghargaan dalam ajang National Hospital Ranking (NHR) yang ...
KRONIK

Bupati Fauzi Upayakan Pemulangan 9 Nelayan Sumenep yang Ditahan di Australia

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengupayakan pemulangan sembilan ...
HEADLINE

HUT ke-81 Jatim, Deni: Pembangunan Berhasil Jika Rakyat Ikut Maju dan Merasakan Manfaatnya

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari ...
KRONIK

Ratusan Kendaraan Dinas “Raib”, Andi PDIP Sebut Pemda Berpotensi Tanggung Kewajiban Pajak

BONDOWOSO – Sebanyak 409 kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab0) Bondowoso tidak diketahui ...
LEGISLATIF

Wiwin Minta Pemerintah Hitung Pasokan Bahan Baku Sebelum Bangun Pabrik Pakan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Wiwin Sumrambah mengingatkan pemerintah agar mengkaji kesiapan bahan ...