Minggu
17 Mei 2026 | 10 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi: Bunda PAUD Jadi Garda Terdepan dalam Mencerdaskan Anak-anak

pdip-jatim-240918-apresiasi-bunda-paud

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan apresiasi kepada 31 bunda pendidikan anak usia dini (PAUD) yang sudah mengajar lebih dari 10 tahun serta 12 Bunda PAUD terbaik se-Surabaya, Selasa (17/9/2024).

Wali Kota Eri Cahyadi didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya Rini Indriyani mengatakan apresiasi ini diberikan lantaran Bunda PAUD yang menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan anak-anak sejak usia dini.

Tak hanya itu, Bunda PAUD juga berperan penting dalam menciptakan masa transisi yang menyenangkan dari Taman Kanak-Kanak (TK) menuju Sekolah Dasar (SD) di Kota Surabaya.

“Apresiasi ini diberikan untuk semangat Bunda PAUD dalam mengerjakan dan menyiapkan anak-anak. Ini adalah rasa terima kasih kita karena mereka (Bunda PAUD) menyiapkan anak-anak untuk menjadi pemimpin yang Akhlakul Karimah, dimulai sedini mungkin,” ujarnya.

Pihaknya, terus berupaya untuk memberikan apresiasi seluruh Bunda PAUD dalam bentuk Jasa Pelayanan (Jaspel), berupa BPJS Ketenagakerjaan.

Bagi Eri Cahyadi, hal ini adalah bentuk perlindungan yang diberikan Pemkot Surabaya kepada seluruh Bunda PAUD yang bertugas.

“Saat ini, sudah hampir 70 persen Bunda PAUD termasuk kader lingkungan dan lainnya yang sudah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Kita akan terus berupaya agar semuanya bisa ter-cover,” sebutnya.

Dia berpesan kepada seluruh Bunda PAUD di Kota Surabaya agar tidak lelah mendidik anak-anak, serta mengedukasi orang tua betapa pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebelum masuk ke jenjang SD.

“Dengan begitu angka keikutsertaan anak-anak pada PAUD bisa meningkat. Target kami di tahun 2026 angkanya bisa meningkat sebesar 70 hingga 80 persen,” katanya.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Surabaya Rini Indriyani menjelaskan, apresiasi yang diberikan kepada Bunda PAUD untuk penilaiannya melibatkan pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) hingga para pakar.

“Untuk Bunda PAUD tingkat Kecamatan dan Kelurahan itu, mereka lomba dengan mengisi aplikasi Si Bunda. Penilaiannya melibatkan Kementerian Pendidikan dan Pakar PAUD dari Unesa. Selain itu, ada pula apresiasi untuk para pengajar yang berdedikasi lebih dari 10 tahun,” jelasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Rangkul Minoritas, PDI Perjuangan Sampang, Perkuat Identitas Rumah Kebangsaan

SAMPANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memberi apresiasi tinggi terhadap langkah DPC PDI Perjuangan Kabupaten ...
KABAR CABANG

Sinung Optimistis Target 8 Kursi DPRD untuk PDIP Bondowoso di 2029 Bukan Hal Mustahil

Sinung Sudrajad optimistis target delapan kursi DPRD untuk PDIP Bondowoso pada Pemilu 2029 bukan hal mustahil. ...
KABAR CABANG

Ketika Singo Ulung Menari di Acara Banteng: Warna Budaya dalam Pelantikan PAC PDIP Bondowoso

Tari Pesona Budaya Jawa Timur meriahkan pelantikan PAC PDI Perjuangan Bondowoso dengan perpaduan budaya lokal dan ...
KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Ditarget Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Konsolidasi hingga Anak Ranting Digenjot

PDI Perjuangan Bondowoso ditargetkan menambah kursi legislatif pada Pemilu 2029 melalui konsolidasi partai dan ...
KABAR CABANG

Performa Kesenian Pencak Silat Warnai Kemeriahan Pelantikan PAC Se-Kabupaten Magetan

​MAGETAN – Prosesi pelantikan 198 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Magetan berlangsung megah ...
KABAR CABANG

Dari Posko Bambu 1999 ke Ruang Belajar Gratis: Jalan Politik Seorang Anak Desa di Jember

Kisah Budi Hariyanto, kader muda PDIP Jember yang terinspirasi posko bambu Pemilu 1999 hingga menggagas bimbingan ...