Senin
28 September 2026 | 6 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Entas Kemiskinan, Eri Cahyadi: Perkuat Kolaborasi Antar-Pemerintah Daerah

pdip-jatim-251012-hut-pemprov

SURABAYA – Pemkot Surabaya menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Pemprov Jatim dalam menuntaskan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem.

Hal ini disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi pada upacara peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jatim di Halaman Balai Kota, Minggu (12/10/2025).

Eri menekankan, kolaborasi antarpemerintah daerah menjadi kunci utama keberhasilan Jatim dalam pengentasan kemiskinan. Menurutnya, sejauh ini kolaborasi sudah berjalan dengan turunnya angka kemiskinan dan banyaknya jumlah desa mandiri di Jatim.

“Tadi disampaikan juga dalam sambutan Bu Gubernur Jatim, bagaimana kita harus saling berkolaborasi, tidak bisa sendiri-sendiri,” kata Eri.

”Bagaimana Jatim hari ini sudah bisa menurunkan kemiskinan ekstrem. Bahkan jumlah desa mandiri terbanyak di seluruh Pulau Jawa. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah provinsi dan daerah sudah berjalan sangat luar biasa,” sambungnya.

Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Cak Eri itu berharap, momentum Hari Jadi ke-80 Jatim dapat memperkuat sinergi antara Surabaya dan seluruh kota/kabupaten di Jatim. Sinergi ditujukan agar capaian pengentasan kemiskinan, termasuk di Surabaya, dapat jauh lebih baik.

“Saya berharap dengan ulang tahun ke-80, maka seluruh kemiskinan yang ada di Jatim, khususnya juga di Surabaya semakin menurun. Dengan sinergi maka capaian-capaian itu akan jauh lebih baik lagi,” sebut Eri.

Dalam upacara yang dihadiri Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat tersebut, Eri juga membacakan sambutan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Sambutan tersebut merefleksikan tema peringatan tahun ini, yaitu Jatim Tangguh Terus Bertumbuh.

Dalam sambutan gubernur, disebutkan bahwa kolaborasi dan sinergi telah berhasil membawa Jatim tumbuh menjadi provinsi yang tangguh dan maju. Pertumbuhan ekonomi Jatim pada Triwulan II 2025 tercatat positif sebesar 5,23 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Keberhasilan ini berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Tercatat, per Maret 2025, angka kemiskinan Jatim berhasil ditekan hingga 9,5 persen.

Bahkan, kemiskinan ekstrem berhasil ditekan drastis dari 4,40 persen pada 2020 menjadi 0,66 persen per Maret 2024. Selain itu, Jatim memiliki 4.716 Desa Mandiri pada 2025 dan menjadikannya yang terbaik di Indonesia. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Siapkan Perwali Perlindungan PRT, Soroti Penampungan dan Denda yang Memberatkan

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Perlindungan Pekerja ...
KRONIK

Said Abdullah Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bersama Pemuda dan Mahasiswa Sumenep

SUMENEP – Pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan dinilai perlu terus diperkuat di kalangan generasi muda, ...
SEMENTARA ITU...

Novita Hardini: Krisis Air Bersih Butuh Kehadiran Negara dan Kekuatan Masyarakat

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Novita Hardini menegaskan, penanganan krisis air bersih ...
KRONIK

RUN IDI RUN Sumenep Sukses Sedot Perhatian Ribuan Peserta, Bupati Fauzi Ajak Warga Rutin Berolahraga

SUMENEP – Lebih dari 1.000 peserta memenuhi Stadion Ahmad Yani Sumenep dalam kegiatan RUN IDI RUN yang digelar ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Gen Z Perkuat Ilmu dan Kepedulian untuk Indonesia Emas

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menegaskan, generasi muda harus menyiapkan ...
KRONIK

Banyuwangi Luncurkan Bapenda Online 24 Jam, Permudah Layanan Pajak

BANYUWANGI – Mempermudah layanan administrasi perpajakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meluncurkan ...