Jumat
26 Juni 2026 | 9 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Entas Kemiskinan, Eri Cahyadi: Perkuat Kolaborasi Antar-Pemerintah Daerah

pdip-jatim-251012-hut-pemprov

SURABAYA – Pemkot Surabaya menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Pemprov Jatim dalam menuntaskan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem.

Hal ini disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi pada upacara peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jatim di Halaman Balai Kota, Minggu (12/10/2025).

Eri menekankan, kolaborasi antarpemerintah daerah menjadi kunci utama keberhasilan Jatim dalam pengentasan kemiskinan. Menurutnya, sejauh ini kolaborasi sudah berjalan dengan turunnya angka kemiskinan dan banyaknya jumlah desa mandiri di Jatim.

“Tadi disampaikan juga dalam sambutan Bu Gubernur Jatim, bagaimana kita harus saling berkolaborasi, tidak bisa sendiri-sendiri,” kata Eri.

”Bagaimana Jatim hari ini sudah bisa menurunkan kemiskinan ekstrem. Bahkan jumlah desa mandiri terbanyak di seluruh Pulau Jawa. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah provinsi dan daerah sudah berjalan sangat luar biasa,” sambungnya.

Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Cak Eri itu berharap, momentum Hari Jadi ke-80 Jatim dapat memperkuat sinergi antara Surabaya dan seluruh kota/kabupaten di Jatim. Sinergi ditujukan agar capaian pengentasan kemiskinan, termasuk di Surabaya, dapat jauh lebih baik.

“Saya berharap dengan ulang tahun ke-80, maka seluruh kemiskinan yang ada di Jatim, khususnya juga di Surabaya semakin menurun. Dengan sinergi maka capaian-capaian itu akan jauh lebih baik lagi,” sebut Eri.

Dalam upacara yang dihadiri Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat tersebut, Eri juga membacakan sambutan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Sambutan tersebut merefleksikan tema peringatan tahun ini, yaitu Jatim Tangguh Terus Bertumbuh.

Dalam sambutan gubernur, disebutkan bahwa kolaborasi dan sinergi telah berhasil membawa Jatim tumbuh menjadi provinsi yang tangguh dan maju. Pertumbuhan ekonomi Jatim pada Triwulan II 2025 tercatat positif sebesar 5,23 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Keberhasilan ini berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Tercatat, per Maret 2025, angka kemiskinan Jatim berhasil ditekan hingga 9,5 persen.

Bahkan, kemiskinan ekstrem berhasil ditekan drastis dari 4,40 persen pada 2020 menjadi 0,66 persen per Maret 2024. Selain itu, Jatim memiliki 4.716 Desa Mandiri pada 2025 dan menjadikannya yang terbaik di Indonesia. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Eko Wahyono Tawarkan Tiga Strategi Membumikan Marhaenisme di Kalangan Gen-Z

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Surabaya Eko Wahyono menawarkan tiga pendekatan untuk ...
LEGISLATIF

Temui Massa Aksi, Ketua DPRD Blitar Pastikan 11 Tuntutan Mahasiswa Dikawal

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi turun langsung menemui massa aksi Cipayung Plus Blitar Raya dan memastikan 11 ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi Minta Pemerintah Kaji Penghentian Impor BBM, DPRD Jatim Bakal Panggil Pertamina

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Fuad Benardi meminta pemerintah mengkaji secara matang rencana penghentian impor ...
SEMENTARA ITU...

Sarasehan Ngaji Pusaka Panji Patrem di Trenggalek Ajak Generasi Muda Lestarikan Keris

Sarasehan budaya Ngaji Pusaka Panji Patrem digelar di Trenggalek untuk mengenalkan keris kepada generasi muda. ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jember Minta Raperda Kawasan Tanpa Rokok Dikaji Komprehensif

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta pembahasan Raperda Kawasan Tanpa Rokok dilakukan secara komprehensif. ...
KRONIK

Salurkan Bantuan untuk Anak-Anak Yatim, Bupati Lukman: Tanggung Jawab Kita Bersama

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memanfaatkan 10 Muharram 1448 Hijriah untuk menebarkan ...