Kamis
14 Mei 2026 | 1 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Entas Kemiskinan, Eri Cahyadi: Perkuat Kolaborasi Antar-Pemerintah Daerah

pdip-jatim-251012-hut-pemprov

SURABAYA – Pemkot Surabaya menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Pemprov Jatim dalam menuntaskan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem.

Hal ini disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi pada upacara peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jatim di Halaman Balai Kota, Minggu (12/10/2025).

Eri menekankan, kolaborasi antarpemerintah daerah menjadi kunci utama keberhasilan Jatim dalam pengentasan kemiskinan. Menurutnya, sejauh ini kolaborasi sudah berjalan dengan turunnya angka kemiskinan dan banyaknya jumlah desa mandiri di Jatim.

“Tadi disampaikan juga dalam sambutan Bu Gubernur Jatim, bagaimana kita harus saling berkolaborasi, tidak bisa sendiri-sendiri,” kata Eri.

”Bagaimana Jatim hari ini sudah bisa menurunkan kemiskinan ekstrem. Bahkan jumlah desa mandiri terbanyak di seluruh Pulau Jawa. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah provinsi dan daerah sudah berjalan sangat luar biasa,” sambungnya.

Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Cak Eri itu berharap, momentum Hari Jadi ke-80 Jatim dapat memperkuat sinergi antara Surabaya dan seluruh kota/kabupaten di Jatim. Sinergi ditujukan agar capaian pengentasan kemiskinan, termasuk di Surabaya, dapat jauh lebih baik.

“Saya berharap dengan ulang tahun ke-80, maka seluruh kemiskinan yang ada di Jatim, khususnya juga di Surabaya semakin menurun. Dengan sinergi maka capaian-capaian itu akan jauh lebih baik lagi,” sebut Eri.

Dalam upacara yang dihadiri Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat tersebut, Eri juga membacakan sambutan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Sambutan tersebut merefleksikan tema peringatan tahun ini, yaitu Jatim Tangguh Terus Bertumbuh.

Dalam sambutan gubernur, disebutkan bahwa kolaborasi dan sinergi telah berhasil membawa Jatim tumbuh menjadi provinsi yang tangguh dan maju. Pertumbuhan ekonomi Jatim pada Triwulan II 2025 tercatat positif sebesar 5,23 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Keberhasilan ini berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Tercatat, per Maret 2025, angka kemiskinan Jatim berhasil ditekan hingga 9,5 persen.

Bahkan, kemiskinan ekstrem berhasil ditekan drastis dari 4,40 persen pada 2020 menjadi 0,66 persen per Maret 2024. Selain itu, Jatim memiliki 4.716 Desa Mandiri pada 2025 dan menjadikannya yang terbaik di Indonesia. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...