Minggu
27 September 2026 | 7 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Elektabilitas Paslon Lima Bulan Terakhir, JSI: 01 Naik, 02 Turun

IMG_20190327_133524

JAKARTA – Dukungan terhadap pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 meningkat 0,8 persen dalam waktu lima bulan terakhir,

Bila di bulan Oktober 2018, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Amin), memiliki tingkat dukungan sebanyak 54,8 persen, maka di bulan Maret 2018, tingkat dukungan naik menjadi 55,6 persen.

Naiknya dukungan kepada pasangan calon petahana itu terungkap dalam hasil survei yang dirilis Jaringan Survei Indonesia (JSI), kemarin.

Jika dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf naik, kondisi sebaliknya terjadi pada pasangan Prabowo-Sandiaga.

Di bulan Oktober 2018, tingkat dukungan terhadap paslon 02 itu ada 30,8 persen, maka pada Maret 2019, tingkat dukungan menjadi 26,1 persen.

“Jadi pasangan nomor urut 02 mengalami penurunan tingkat dukungan sebesar 4,7 persen. Kemudian, tidak menjawab atau rahasia sebanyak 10,6 persen dan tidak tahu atau belum memutuskan 7,8 persen,” kata Direktur Eksekutif JSI Fajar S Tamin, dalan konferensi pers di Jakarta.

Kondisi yang sama juga terjadi pada peta kekuatan pendukung kedua paslon. Dalam lima bulan terakhir ini, pendukung loyal Jokowi-Amin mengalami peningkatan, dari 47 persen di Oktober 2018, menjadi 51,3 persen di Maret 2019.

Sedangkan, pasangan Prabowo-Sandiaga mengalami penurunan, dari 25,3 persen di Oktober 2018 menjadi 24 persen di Maret 2019.

Saat survei dilakukan, ada pendukung yang kemungkinan berubah sebesar 6,3 persen, tidak menjawab atau rahasia 10,6 persen dan tidak tahu atau belum dapat memutuskan 7,8 persen.

“Jadi kedua pasangan masih memiliki peluang untuk meningkatkan peta kekuatan pada pendukung loyal atau strong supporter,” jelas Fajar.

Para responden memiliki sejumlah alasan dalam memilih pasangan capres-cawapres tersebut. Berdasarkan survei, kebanyakan responden memilih karena kepribadian capres-cawapres sebesar 38,3 persen.

Diikuti kemampuan dari capres-cawapres dalam memecahkan masalah di Indonesia 23,3 persen.

Isu yang diangkat oleh capres-cawapres bisa menjawab persoalan di Indonesia saat ini 9,9 persen. Pengalaman dari capres-cawapres dalam pemerintahan 8,2 persen.

Fajar menjelaskan, survei dilakukan pada 3-8 Maret 2019. Survei tersebut memakai teknik multistage random sampling dengan jumlah responden awal 1.220.

Survei itu dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan kuesioner. Margin of error dalam survei ini 2,9 persen dengan kepercayaan 95 persen. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Amithya Desak Korban Kekerasan di Sekolah Dapat Trauma Healing dan Pendampingan Intensif

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad dan Terapkan dalam Kehidupan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri agar terus mewarisi semangat ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...