Rabu
04 November 2026 | 7 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

E-Government Pemkot Surabaya Bukan untuk Gaya-gayaan

pdip-jatim-risma-e-government

pdip-jatim-risma-e-governmentSIDOARJO — Wali Kota Tri Rismaharini menegaskan, penggunaan e-government di Kota Surabaya, bukan sekadar gaya-gayaan. Tapi sudah menjadi kebutuhan.

Menurut Risma, pegawai di Pemkot Surabaya terbatas. Apalagi selama dua tahun terakhir tidak ada rekrutmen pegawai baru.

Sementara, jumlah pegawai pensiun bisa mencapai ratusan. “Makanya, kami memaksimalkan tenaga TI (teknologi informasi) untuk memaksimalkan tata kelola pemerintahan,” kata Risma di Sidoarjo, Selasa (8/11/2016).

Hal itu disampaikan Risma, setelah menghadiri penandatanganan nota kesepakatan bersama pelayanan perizinan terpadu berbasis elektronik Pemkab Sidoarjo dan implementasi e-government Pemkot Surabaya di Pendapa Delta Wibawa.

Dia juga menyebutkan, manfaat teknologi informasi kini sangat signifikan. Menurutnya, ini bukan hanya untuk transparansi, tetapi juga untuk penghematan.

“Kami bisa membangun jalan-jalan baru dengan biaya sendiri karena adanya penghematan dari sini,” ungkapnya.

Wali kota yang kader PDI Perjuangan ini menjelaskan sistem pengelolaan keuangan daerah. Mulai dari e-musrenbang, e-budgeting, e-payment, dan sebagainya. Juga tentang Surabaya Single Windows (SSW), e-SDM, e-monitoring, e-education, serta e-health, termasuk juga sistem siaga Command Center.

“Semua kami serahkan ke KPK. Saya senang banyak pemerintah daerah yang mengadopsi ini sehingga semua daerah bisa maju bersama-sama,” ujar Risma.

Selain Risma, acara di Pendapa Delta Wibawa itu dihadiri Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Bupati Sidoarjo Saiful Illah, Gubernur Papua Lukas Enembe, Gubernur Papua Barat Abraham Octavianus Atururi, serta 25 bupati dan wali kota yang ikut menjadi bagian penandatanganan nota kesepakatan tersebut.

Saut Situmorang mendorong agar ada lebih banyak lagi pemerintah daerah yang menerapkan sistem tata kelola pemerintahan berbasis elektronik (e-goverment) seperti yang telah diterapkan Pemkot Surabaya.

“Penggunaan sistem elektronik, selain efektif dan efisien, juga menjadi fondasi untuk menciptakan peradaban baru,” katanya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Perkuat Perlindungan Anak, Pencegahan Bullying Jadi Perhatian

KEDIRI – Pemkab Kediri menegaskan pemenuhan hak anak harus diikuti perlindungan nyata dari kekerasan, diskriminasi, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...