Minggu
06 September 2026 | 9 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Upaya Zero Stunting di 2024, DPRD Jatim Gelar FGD di Kediri

pdip jatim 230903 fgd 1

KEDIRI – DPRD Provinsi Jawa Timur melalui Komisi E menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Grand Surya, Kota Kediri, Sabtu (2/9/2023) malam.

Tema yang dipilih terkait Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jawa Timur mencapai target nasional tahun 2024. Hal ini sebagai implementasi dari Perda Provinsi Jawa Timur nomer 2 tahun 2016 tentang Upaya Kesehatan.

Dalam sambutannya, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mengatakan, persoalan stunting menjadi perhatian bersama yang harus secepatnya ditangani

“Alhamdulillah, berkat gotong royong seluruh masyarakat Kabupaten Kediri dan bupati yang hebat bersama ibu Cica betul-betul berkomitmen turunkan stunting, ” kata Renny Pramana.

Menurutnya secara nasional Presiden Jokowi sudah menyampaikan tahun 2024 prefalensi stunting sebesar 14 %.

“Allhamdulillah Kabupaten Kediri sangat luar biasa. 2 Tahun lalu masih 2 digit di 13,55 % tetapi di tahun 2023 ini turun menjadi satu digit menjadi 9,78%,” ungkapnya

Perempuan yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini menambahkan, stunting menjadi tolak ukur penilaian untuk kinerja para camat.

“Tentu bu kades, pak kades serta pak camat dan bu camat harus bekerja keras karena stunting ini bukan saja persoalan kita pribadi, melainkan persoalan negara. Maka tugas kita bersama sama bergotong royong stunting bisa zero,” tuturnya.

Dia pun menyebutkan, Presiden RI ke 5 Megawati Soekarnoputri selalu mendorong generasi emas untuk mengatasi stunting di Indonesia.

Menurutnya, tumbuh kembang anak dimulai saat masih dalam kandungan sehingga sangat penting untuk diperhatikan oleh ibu hamil agar selalu menjaga kesehatan dan asupan gizinya.

“Saya minta ibu-ibu yang ada di ruangan ini mau bergandengan tangan dan serius untuk menurunkan stunting di wilayah masing-masing,” ajaknya.

Penjelasan Wara Sundari Renny Pramana diamini Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang hadir dalam acara tersebut. Pejabat yang akrab disapa Mas Bupati itu bertanya langsung kepada perangkat desa yang hadir terkait jumlah stunting di tiap wilayahnya.

“Saya minta kerjanya kerja bareng, cek jumlah stunting berapa dan target stunting berkurang tahun depan berapa? harus punya target,” tandasnya disambut tepuk riuh tamu undangan, para kades, dan para camat se Kabupaten Kediri.

Dalam acara itu turut hadir Pulung Agustanto yang baru saja ditunjuk sebagai Bapak Asuh Stunting Kabupaten Kediri oleh Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo.

Sebagai pembicara kegiatan FGD, pihak penyelenggara mengundang Rektor IAIN Kediri Dr H Wahidul Anam MAg beserta dua pembicara narasumber lainnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Kedungwaru Siap Rebut Kemenangan Pemilu

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal dalam rangka Musyawarah ...
BERITA TERKINI

Dewanti: Investasi Pariwisata Harus Diikuti Kesiapan Infrastruktur

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan, masifnya investasi di sektor ...
BERITA TERKINI

Semeru Erupsi, Eko Yunianto Minta Mitigasi Bencana Diperkuat

Anggota DPRD Jatim Eko Yunianto meminta mitigasi Gunung Semeru diperkuat, jalur evakuasi dipastikan siap, serta ...
KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
BERITA TERKINI

Arjuna Minta Verifikasi Data Kemiskinan Dilakukan Jemput Bola

SURABAYA — Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta proses verifikasi dan koreksi data ...