Kamis
11 Juni 2026 | 8 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Swasembada Pangan, DPRD Jember Minta Lahan Pertanian Dimaksimalkan Sesuai Peruntukan

pdip-jatim-250319-wahyu-prayudi-nuki

JEMBER – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Jember Wahyu Prayudi Nugroho menegaskan, lahan pertanian di kabupaten setempat peruntukannya harus dimaksimalkan untuk ketahanan pangan.

Hal itu dia sampaikan karena ingin membuktikan isu yang saat ini berkembang bahwa Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) banyak dialihfungsikan dengan tidak benar.

“Dari tahun 2022 hingga 2025 yang terbaru, luasan LP2B di Jember mencapai 86.358,78 hektar. Total tersebut jika diperinci memang ada pergeseran-pergeseran, tetapi tidak ada perubahan dari tahun kemarin hingga sekarang,” tegasnya, Senin (1/9/2025).

Bagi pria yang akrab disapa Nuki itu, di tengah kondisi ekonomi yang tak menentu, sektor pertanian adalah solusi atau menjadi jalan bagi masyarakat untuk tetap bisa bertahan.

Apalagi menurut pria lulusan S.2 universitas Jepang tersebut, menjaga lahan pertanian produktif merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo di bidang swasembada pangan.

“Ini kan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, maka harus kita kawal agar ketahanan pangan dan swasembada bisa tercapai,” kata Nuki.

Sementara di tempat berbeda, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mitra Kawula Nusantara (MKN) melalui Sekretarisnya Rico Nurfiansyah Ali minta agar pemerintah daerah dan DPRD Jember transparan dalam menyajikan keberadaan LP2B.

Menurut Rico, dua kecamatan di Jember yakni Kaliwates, dan Sumbersari dinyatakan sudah tidak memiliki lahan pertanian. Itu sesuai SK Bupati Nomor 100.3.3.2/235/1.12/2025 tertanggal 6 Agustus 2025 tentang revisi sebaran LP2B dan kawasan pertanian pangan berkelanjutan di Jember.

Tapi beberapa waktu lalu dalam konferensi pers di depan gedung Pemkab Jember, bupati menyatakan justru LP2B Jember bertambah.

“Kepastian hukum soal lahan itu penting. Bukan hanya bagi petani, tetapi juga bagi investor, aparat penegak hukum, dan masyarakat luas,” ujar Rico. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...