Minggu
12 Juli 2026 | 1 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Swasembada Pangan, DPRD Jember Minta Lahan Pertanian Dimaksimalkan Sesuai Peruntukan

pdip-jatim-250319-wahyu-prayudi-nuki

JEMBER – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Jember Wahyu Prayudi Nugroho menegaskan, lahan pertanian di kabupaten setempat peruntukannya harus dimaksimalkan untuk ketahanan pangan.

Hal itu dia sampaikan karena ingin membuktikan isu yang saat ini berkembang bahwa Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) banyak dialihfungsikan dengan tidak benar.

“Dari tahun 2022 hingga 2025 yang terbaru, luasan LP2B di Jember mencapai 86.358,78 hektar. Total tersebut jika diperinci memang ada pergeseran-pergeseran, tetapi tidak ada perubahan dari tahun kemarin hingga sekarang,” tegasnya, Senin (1/9/2025).

Bagi pria yang akrab disapa Nuki itu, di tengah kondisi ekonomi yang tak menentu, sektor pertanian adalah solusi atau menjadi jalan bagi masyarakat untuk tetap bisa bertahan.

Apalagi menurut pria lulusan S.2 universitas Jepang tersebut, menjaga lahan pertanian produktif merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo di bidang swasembada pangan.

“Ini kan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, maka harus kita kawal agar ketahanan pangan dan swasembada bisa tercapai,” kata Nuki.

Sementara di tempat berbeda, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mitra Kawula Nusantara (MKN) melalui Sekretarisnya Rico Nurfiansyah Ali minta agar pemerintah daerah dan DPRD Jember transparan dalam menyajikan keberadaan LP2B.

Menurut Rico, dua kecamatan di Jember yakni Kaliwates, dan Sumbersari dinyatakan sudah tidak memiliki lahan pertanian. Itu sesuai SK Bupati Nomor 100.3.3.2/235/1.12/2025 tertanggal 6 Agustus 2025 tentang revisi sebaran LP2B dan kawasan pertanian pangan berkelanjutan di Jember.

Tapi beberapa waktu lalu dalam konferensi pers di depan gedung Pemkab Jember, bupati menyatakan justru LP2B Jember bertambah.

“Kepastian hukum soal lahan itu penting. Bukan hanya bagi petani, tetapi juga bagi investor, aparat penegak hukum, dan masyarakat luas,” ujar Rico. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

RUANG MERAH

Stop Stigma “Dua Kaki”, saatnya Bicara Solusi untuk Rakyat

Oleh Ony Setyawan* DI TENGAH derasnya dinamika politik nasional, PDI Perjuangan kembali menjadi sorotan. Salah satu ...
KABAR CABANG

Selorejo Awali Musyawarah Ranting PDIP di Kabupaten Blitar, Guntur Wahono: Jadi Contoh Konsolidasi Partai

BLITAR – Perjuangan Kabupaten Blitar memulai Musyawarah Ranting (Musran) dari Kecamatan Selorejo yang menjadi ...
KABAR CABANG

Perkuat Struktur Partai, DPC Kabupaten Pasuruan Gelar Musran di 4 Kecamatan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan secara serentak menggelar ...
KRONIK

Ribuan Umat Hindu Hadiri Piodalan, Senduro Jadi Simbol Keberagaman di Lumajang

LUMAJANG – Menjaga kerukunan tidak hanya diwujudkan melalui ajakan untuk saling menghormati, tetapi juga dengan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Kawal Kepulangan Pekerja Migran di Gresik, Tegaskan Komitmen DPR RI Lindungi WNI

GRESIK – Kepulangan sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Gresik disambut langsung oleh Anggota ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Trotoar Dikembalikan untuk Pejalan Kaki, Bukan Area Parkir

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno minta trotoar dikembalika fungsinya sebagai ruang bagi ...