Jumat
14 Agustus 2026 | 4 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Ponorogo Masuk Kota Kreatif Dunia, Novita: Waktunya Budaya Lokal Bicara di Panggung Global

pdip-jatim-250526-novi-ponorogo-1

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini tegas menyatakan komitmennya mendukung serta berupaya mendorong Ponorogo menjadi kabupaten dan kota kreatif kelas dunia.

Dukungan terhadap Kabupaten Ponorogo untuk menembus seleksi akhir UNESCO Creative Cities Network (UCCN) itu dia sampaikan dalam keterangan resminya, Senin (26/5/2025).

“Saya percaya Ponorogo memiliki modal budaya dan kreativitas yang tidak kalah dengan kota-kota kreatif lainnya di dunia. Sudah pasti saya mendukung agar warisan budaya lokal kita dapat tampil dan diakui secara global,” kata Novitas.

Menurutnya langkah Ponorogo menuju panggung dunia bukan hanya soal pengakuan internasional, tapi juga bentuk konkret dari diplomasi budaya Indonesia yang harus terus diperjuangkan.

“Ponorogo adalah rumah bagi Reog, salah satu warisan budaya tak benda yang telah mendunia. Tapi jangan berhenti di situ. Kita harus bisa mendorong pelaku industri kreatif, UMKM, seniman, dan generasi muda lokal untuk menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif global,” ungkap legislator perempuan satu-satunya dari dapil 7 Jawa Timur itu dimana salah satunya adalah Ponorogo.

Dia menilai tahapan yang telah dilalui Ponorogo dari uji petik hingga kurasi akhir menunjukkan kesiapan daerah tersebut dalam memamerkan kekayaan budaya dan potensi industrinya.

“Ini bukan sekadar ambisi daerah, tapi momentum strategis agar pembangunan berbasis budaya tidak hanya bersifat seremoni, melainkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal,” imbuh politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sebagai legislator yang juga dikenal aktif dalam pemberdayaan UMKM dan sektor kreatif, Novita juga menegaskan bahwa keberhasilan Ponorogo menembus UCCN akan membuka banyak peluang dari jejaring internasional, pertukaran budaya, hingga investasi kreatif yang lebih luas.

“Ponorogo harus kita jaga dan dorong bersama. Kalau kita ingin budaya tetap hidup, kita harus menjadikannya relevan dalam konteks kekinian dan masa depan. Dan UCCN adalah salah satu jalan strategis ke sana. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, saya yakin Ponorogo mampu mencetak sejarah baru sebagai kota kreatif dunia berbasis tradisi Reog dan kekayaan budaya Jawa Timur,” tegasnya.

Untuk diketahui, UCCN adalah jejaring internasional bergengsi yang saat ini telah menghimpun 350 kota dari lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Kota-kota ini berkolaborasi untuk menempatkan budaya dan ekonomi kreatif sebagai jantung pembangunan perkotaan yang berkelanjutan. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...