Jumat
09 Oktober 2026 | 6 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dua Pemuda Jebolan Jagoan Tani Banyuwangi, Sukses Budidaya Hidroponik Selada

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-09082025

BANYUWANGI – Tidak ada usaha yang mengkhianati hasil. Prinsip itu tertanam kuat pada dua pemuda asal Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, yang sukses mengembangkan usaha pertanian hidroponik selada.

Mereka adalah Saiful Bahri dan Ferdiansyah, dua pelaku agribisnis yang lahir dari program inovatif Pemkab Banyuwangi, Jagoan Tani.

Di sela kegiatan Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa), Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, berkunjung ke kebun hidroponik milik Saiful di Dusun/Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore, Kamis (7/8/2025).

Dari kunjungan itu, terungkap cerita perjuangan Saiful membangun usaha hidroponik dari nol hingga jadi pemasok tetap ke sejumlah gerai kebab dan toko salad di Banyuwangi.

Menurut Saiful, usahanya dimulai saat pandemi Covid-19 melanda pada 2020. Saat itu, ia tergugah melihat kegiatan bertani hidroponik di Pay Farm, usaha milik Ferdiansyah, berlokasi di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore.

Ia lalu belajar dari Pay Farm dan mulai merintis kebunnya sendiri. Tidak mudah, di awal usaha dia banyak menemui kendala.

“Awalnya merintis tiang greenhouse dari bambu, atap plastik seadanya. Pernah semua tanaman selada mati karena nutrisi kebanyakan. Pernah juga atap roboh karena hujan. Tapi saya terus bangkit dan terus belajar dari kesalahan,” ujar Saiful.

Karena gigih, Saiful memiliki greenhouse berukuran 12 x 20 meter, dengan 10 meja tanam dan 4.500 lubang hidroponik. Setiap hari ia panen sekitar 10 sampai 20 kilogram selada, yang sebagian besar dikirim ke gerai kebab dan toko salad di Banyuwangi.

“Omzet harian sekitar Rp200 ribu, perbulan sekitar Rp6 juta, bisa lebih saat harga naik. Untuk sekarang, harga jual per kilogram selada ke mitra berkisar Rp20 ribu,” tutur Saiful yang kini mempekerjakan tiga orang dari warga sekitar.

Kesuksesan Saiful tak lepas dari kerja sama dengan Pay Farm, usaha rintisan milik Ferdiansyah, yang juara Jagoan Tani Banyuwangi tahun 2021. Saiful telah menjadi mitra dari Pay Farm.

Ferdiansyah menjelaskan, Pay Farm lahir dari semangat untuk membantu anak yatim dan dhuafa melalui pertanian berkelanjutan. Usaha ini mulai tumbuh setelah ia mengikuti program Jagoan Tani.

“Sebelum ikut Jagoan Tani, pasar kami hanya di desa. Setelah itu, kami bisa tembus hingga Surabaya, ke Kratos, salah satu outlet salad terbesar di sana. Kita sudah kontrak dengan mereka,” ujar Ferdiansyah.

Dari Jagoan Tani, Ferdiansyah mengaku mendapatkan tiga manfaat. Di antaranya akses relasi pasar, bantuan modal, serta pendampingan keterampilan. Dukungan itu membuat Pay Farm mampu memperluas kapasitas produksi dan menjalin kemitraan dengan lebih banyak petani hidroponik.

“Kami kini punya sekitar 10 mitra, termasuk milik Saiful. Produksi harian bisa sampai 50 kilogram dengan total 30 ribu lubang tanam,” ujarnya.

Sementara Bupati Ipuk menambahkan bahwa dua pemuda ini membuktikan, pertanian bukan profesi yang tertinggal, melainkan bisa menjadi jalan sukses jika ditekuni dengan ilmu dan inovasi.

Politisi PDI Perjuangan itu pun mengajak generasi muda untuk tidak ragu menekuni sektor pertanian, terutama dengan pendekatan teknologi seperti hidroponik.

Pemkab Banyuwangi, tambah Ipuk, akan terus mendorong lahirnya petani-petani muda yang kreatif dan mandiri.

“Jadi, ini contoh dua anak muda yang bisa menjadi inspirasi. Kami mengajak anak muda untuk ikut Jagoan Banyuwangi,” tandasnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...