Kamis
14 Mei 2026 | 5 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Sumenep Paripurnakan Penetapan Bupati-Wakil Bupati Terpilih Hasil Pilkada 2024

PDIP-Jatim-Zainal-dan-Fauzi-11022025

SUMENEP – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, menggelar rapat paripurna dengan agenda Pengumuman Berakhirnya Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Hasil Pilkada Tahun 2020 dan Pengumuman Hasil Penetapan KPU Sumenep terhadap Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Terpilih Tahun 2024, Senin (10/2/2025).

Rapat paripurna tersebut merujuk Surat Keputusan (SK) KPU Kabupaten Sumenep tentang Penetapan Achmad Fauzi Wongsojudo – KH Imam Hasyim sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumenep terpilih periode 2024-2029.

Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, menjelaskan, pihaknya telah melaksanakan semua tahapan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, terkait hasil penetapan KPU terhadap pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pilkada Sumenep 2024.

“Seluruh tahapan Pilkada telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami telah menjalankan semua prosedur sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan,” ujar Zainal.

Menurutnya, DPRD Sumenep akan mengirimkan surat ke Mendagri melalui Gubernur Jawa Timur untuk proses pelantikan bupati-wakil bupati terpilih pada 20 Februari 2025.

“Surat pelantikan segera kami sampaikan, bahkan bisa dikirim hari ini juga,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak legislatif untuk terus menjaga sinergi dengan eksekutif demi menghadapi berbagai tantangan di lima tahun ke depan.

“Sebesar apa pun tantangannya, kita harus melewatinya bersama demi kemajuan Sumenep yang kita cintai,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini.

Menurutnya, salah satu tantangan ke depan yaitu adanya kebijakan pemerintah pusat yang melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp306 triliun, denganRp 50,6 triliun di antaranya berasal dari pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD).

“Kebijakan ini tentu berdampak pada pembangunan daerah, apalagi 88,07 persen atau 443 pemerintah daerah masih bergantung pada transfer pusat,” ujarnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ditinggal Berjualan, Dapur Mbah Rupini Terbakar, PAC Paron Salurkan Bantuan

  NGAWI – Sebuah bangunan dapur milik Rupini, warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, terbakar pada ...
KRONIK

Grisa Job Fair, Pemkab Ngawi Sinergikan Bidang Pendidikan dengan Industri

NGAWI – Halaman SMK PGRI 1 Ngawi dipadati pencari kerja dalam gelaran Grisa Job Fair 2026, Rabu (13/5/2026). Tidak ...
KABAR CABANG

Suratun Nasikhah Minta Minimal Satu Kader Muda Masuk Calon Pengurus Ranting PDIP

Suratun Nasikhah meminta minimal satu kader muda masuk komposisi calon pengurus ranting PDIP di tingkat desa. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Sebut Penanganan Stunting di Surabaya Berhasil karena Gotong Royong

Eri Cahyadi menyebut keberhasilan penanganan stunting di Surabaya lahir dari gotong royong dan kolaborasi berbagai ...
KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...