Kamis
08 Oktober 2026 | 5 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Siap Kawal Penghijauan di Aliran Kali Bladak, Supriadi: Upaya Kembalikan Ekosistem Alam

pdip-jatim-250430-tanam-pohon-01

BLITAR – Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, memberikan dukungan penuh terhadap aksi tanam pohon yang dilakukan jajaran Forkopimda Blitar di aliran Kali Bladak, lereng Gunung Kelud, Rabu (30/4/2025).

Menurutnya, penghijauan di wilayah bekas tambang ini merupakan langkah strategis demi mencegah bencana sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan yang rusak.

Dalam keterangannya, Supriadi menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif dalam menjaga kelestarian alam, terutama di kawasan rawan seperti jalur lahar Gunung Kelud.

Dia mengapresiasi langkah sinergitas antara Polres Blitar Kota, Kodim 0808 Blitar, dan Pemerintah Kabupaten Blitar dalam memulai upaya penghijauan tersebut.

Baca juga: Apresiasi Penanaman Pohon Massal di Area Tambang Pasir, Bupati Rijanto: Ini Soal Masa Depan Lingkungan

“Penghijauan ini bukan sekadar simbolis, tetapi bentuk komitmen nyata terhadap masa depan lingkungan. Kami di DPRD siap mengawal dan memperkuat gerakan ini melalui regulasi dan pengawasan yang tegas,” ujar Supriadi, di sela aksi tanam pohon tersebut.

Dia juga menyoroti praktik pertambangan yang selama ini dinilai kurang memperhatikan aspek lingkungan.

Menurutnya, kegiatan tambang, jika tidak dikelola dengan bijak, akan menimbulkan dampak buruk bagi ekosistem alam dan keselamatan warga.

“Kita tidak bisa terus-menerus menutup mata terhadap kerusakan yang ditimbulkan tambang liar. Sudah saatnya semua pihak tunduk pada aturan. Ekonomi boleh tumbuh, tapi bukan dengan mengorbankan lingkungan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Supriadi mendorong pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk terus memperketat pengawasan terhadap izin tambang serta memastikan adanya reklamasi lahan pasca penambangan.

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengingatkan, tanggung jawab menjaga alam bukan hanya di tangan pemerintah, tapi juga masyarakat dan pelaku usaha.

Kawasan Kali Bladak sendiri selama ini dikenal sebagai titik rawan longsor akibat aktivitas pengangkutan pasir.

Dengan penanaman 500 bibit pohon oleh Forkopimda, diharapkan terjadi pemulihan vegetasi yang dapat memperkuat struktur tanah dan mencegah bencana di masa depan.

“Kami ingin memastikan bahwa program seperti ini berkelanjutan, tidak berhenti di satu titik saja. Ini adalah bagian dari gerakan jangka panjang menyelamatkan lingkungan Blitar,” tutup Supriadi. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...
LEGISLATIF

Novita Minta Calon Dewas RRI Perhatikan Nasib Kontributor, Honorer, dan PPPK

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta calon Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik ...
KRONIK

Gandeng BSI, Bupati Ipuk Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan

BANYUWANGI – Upaya pengentasan kemiskinan di Banyuwangi terus diperkuat melalui kolaborasi banyak pihak. Kali ini, ...
EKSEKUTIF

Eri Ungkap Alasan 13 Kepala PD Surabaya Diganti: Bukan Soal Suka atau Tidak Suka

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan alasan pergantian 13 kepala perangkat daerah dalam setahun. Evaluasi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Kompetensi Guru di Kabupaten Kediri Ditingkatkan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta kompetensi guru di Kabupaten Kediri terus ditingkatkan ...
KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...