Kamis
08 Oktober 2026 | 6 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Apresiasi Penanaman Pohon Massal di Area Tambang Pasir, Bupati Rijanto: Ini Soal Masa Depan Lingkungan

pdip-jatim-250430-aksi-tanam-pohon-blitar-1

BLITAR – Bupati Blitar, Rijanto, mengapresiasi aksi penanaman pohon massal di sekitar area tambang pasir Kali Bladak, lereng Gunung Kelud, Rabu (30/4/2025).

Aksi peduli lingkungan yang diinisiasi Polres Blitar Kota itu diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Blitar.

Bupati Rijanto menilai langkah ini penting sebagai bentuk pengendalian terhadap aktivitas pertambangan yang masif.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten tersebut mengatakan, kawasan Kali Bladak merupakan jalur lahar Gunung Kelud yang cukup rentan.

“Karena itu, aktivitas pengambilan pasir harus diatur dengan bijak agar tidak merusak ekosistem,” ujar Rijanto di sela kegiatan tersebut.

Dia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap pelaku usaha tambang yang kerap mengabaikan aspek lingkungan. Menurutnya, jika tidak dikelola secara bertanggung jawab, kawasan tersebut berpotensi menjadi sumber bencana.

“Kita semua harus menjaga kelestarian alam. Kalau tidak dikendalikan, pertambangan liar bisa menyebabkan kerusakan serius. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi soal masa depan lingkungan,” tuturnya.

Dalam aksi peduli lingkungan itu, sebanyak 500 bibit pohon ditanam. Kegiatan ini sebagai langkah nyata untuk menghijaukan kembali kawasan yang sebelumnya digunakan sebagai jalur distribusi material tambang.

Aksi ini menjadi bagian dari strategi mitigasi bencana, khususnya untuk mencegah risiko tanah longsor yang kerap mengancam kawasan bantaran aliran lahar.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly, mengatakan bahwa penghijauan ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap lingkungan, melainkan juga upaya menjaga keselamatan masyarakat sekitar.

“Kami bersama TNI dan pemerintah daerah hadir di sini sebagai bukti komitmen bersama menjaga alam. Salah satu tujuan utama penanaman ini adalah mengurangi potensi bencana di kawasan rawan longsor,” ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa seluruh aktivitas pertambangan ilegal di area ini telah dihentikan secara total. Penutupan tambang ilegal tersebut, menurutnya, merupakan bentuk ketegasan Polri dalam menegakkan hukum sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

“Saat ini, hanya penambangan rakyat secara manual yang diperbolehkan, itu pun harus dalam koridor yang legal dan berizin,” tambahnya.

Dia mengimbau seluruh pihak, termasuk para penambang dan pemilik usaha tambang, agar ikut serta dalam pelestarian lingkungan.

Dia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dan kewajiban pasca penambangan, termasuk perbaikan jalan, reklamasi lahan bekas tambang, dan edukasi masyarakat sekitar. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...
LEGISLATIF

Novita Minta Calon Dewas RRI Perhatikan Nasib Kontributor, Honorer, dan PPPK

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta calon Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik ...
KRONIK

Gandeng BSI, Bupati Ipuk Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan

BANYUWANGI – Upaya pengentasan kemiskinan di Banyuwangi terus diperkuat melalui kolaborasi banyak pihak. Kali ini, ...
EKSEKUTIF

Eri Ungkap Alasan 13 Kepala PD Surabaya Diganti: Bukan Soal Suka atau Tidak Suka

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan alasan pergantian 13 kepala perangkat daerah dalam setahun. Evaluasi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Kompetensi Guru di Kabupaten Kediri Ditingkatkan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta kompetensi guru di Kabupaten Kediri terus ditingkatkan ...
KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...