Sabtu
03 Oktober 2026 | 12 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Jombang Desak Pemkab Segera Realisasikan Revitalisasi Pasar Ploso

pdip-jatim-250409-syaifulloh-dprd-jombang

JOMBANG – Komisi C DPRD Jombang minta pemerintah kabupaten setempat segera merevitalisasi Pasar Ploso dan pembangunan pasar di Sub Terminal Ploso. Pasalnya, hingga pertengahan tahun anggaran 2025, proses pengadaan barang dan jasa belum juga rampung.

Anggota Komisi C DPRD Jombang, Syaifullah mengatakan, proyek yang menelan anggaran sekitar Rp 7,7 miliar tersebut rencananya tidak melalui mekanisme lelang terbuka, melainkan menggunakan sistem e-purchasing. Sistem ini seharusnya memungkinkan percepatan proses, karena lebih efisien dari segi waktu.

“Kami minta proyek tersebut segera direalisasikan. Apalagi ini tidak pakai lelang, jadi seharusnya bisa dimulai lebih cepat,” tegas Syaifullah, Senin (7/7/2025).

Dia juga mengingatkan agar pemilihan kontraktor benar-benar selektif. Politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan, kualitas pembangunan harus menjadi prioritas, apalagi ini menyangkut fasilitas publik yang digunakan banyak orang setiap hari.

“Karena waktunya sudah mepet, dikhawatirkan pekerjaannya nanti asal-asalan. Kontraktor harus profesional supaya hasilnya maksimal,” ujarnya.

Komisi C, lanjut Syaiful, akan terus mengawasi pelaksanaan proyek tersebut guna memastikan tidak ada keterlambatan maupun pelanggaran mutu bangunan.

“Kami tidak ingin pekerjaan ini asal jadi, apalagi sampai molor ke depannya,” harap dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, Suwignyo, minggu lalu memastikan bahwa proses pengadaan dua proyek pasar tersebut sedang berjalan.

Dia menyebut sistem e-purchasing yang digunakan memiliki dua mekanisme, yakni negosiasi langsung dan mini kompetisi.

Dikarenakan sebelumnya ada perubahan perencanaan. Sehingga, masih dilakukan revisi sebelum ditayangkan.

“Hari ini sedang proses tayang di etalase. Setelah itu akan dipilih penyedia yang paling kompeten,” ujarnya Senin (30/6/2025).

Menurutnya, pemilihan pemenang kontrak akan dilakukan melalui mini kompetisi, yang memungkinkan pemerintah memilih penawaran terbaik dari penyedia yang masuk dalam sistem.

“Jadi nanti setelah tayang di etalase, kita bisa melihat penawaran mana yang lebih baik dan punya kompetensi yang mumpuni,” jelas Suwignyo. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cegah Kebakaran, Diana Sasa Dorong Pemkab Buat Satu Data Terpadu

MAGETAN — Satu data yang terpadu terkait bencana kebakaran menjadi salah satu faktor dalam upaya pencegahan. Hal ...
KABAR CABANG

Tujuh Hari Wafat Guruh, Ratusan Warga dan Kader PDIP Bangkalan Gelar Doa Bersama

BANGKALAN – Ratusan kader PDI Perjuangan dan masyarakat Kabupaten Bangkalan berkumpul untuk menggelar doa bersama ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting dari 4 Kecamatan

​MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus memperkuat konsolidasi organisasi ...
KRONIK

Buka Turnamen Mini Soccer, Bupati Fauzi Sebut Usia Dini Jadi Fondasi Penting Karakter Pemain

SUMENEP- Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa pembinaan sepak bola tidak boleh berhenti pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Biro BUMD-BLUD Jatim Harus Dongkrak Dividen dan PAD

SURABAYA – Pembentukan Biro Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Jawa ...
KRONIK

Terima DPRD Kota Mojokerto, Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Pentingnya Transparansi Anggaran

SUMENEP – Penguatan transparansi anggaran dan pengawasan pembangunan menjadi fokus utama dalam pertemuan antara ...