Kamis
05 November 2026 | 1 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Jember Dorong Koordinasi Cepat Agar Gabah Petani Tetap Terserap

pdip jatim 250706 candra

JEMBER — DPRD Kabupaten Jember mendorong langkah cepat pemerintah daerah agar gabah hasil panen petani tetap terserap dan tidak mengalami penurunan harga di tengah tingginya curah hujan.

Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, minta Sekretaris Daerah Pemkab Jember segera berkoordinasi dengan Perum Bulog Cabang Jember guna mengantisipasi potensi anjloknya harga gabah saat panen raya.

Menurut Candra, curah hujan tinggi yang melanda sejumlah wilayah Jember menyebabkan kadar air gabah meningkat saat panen. Kondisi tersebut membuat sebagian hasil panen tidak memenuhi standar penyerapan Bulog.

“Ketentuannya kadar air gabah tidak lebih dari 30 persen. Namun karena curah hujan tinggi, kadar airnya berlebih. Saat diproduksi menjadi beras, selain berisiko merusak mesin maklon, kualitasnya juga turun dan berdampak pada harga,” jelas Candra, Selasa (3/3/2026).

Ia mengingatkan, tanpa campur tangan pemerintah daerah melalui koordinasi lintas instansi, gabah petani berpotensi tidak terserap optimal oleh Bulog. Akibatnya, harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp 6.500 per kilogram yang telah ditetapkan pemerintah pusat sulit terealisasi di tingkat petani.

“Setidaknya Sekda bisa segera berkoordinasi agar petani dan Bulog sama-sama tidak dirugikan. Sosialisasi mengenai standar gabah yang bisa masuk Bulog juga perlu segera dilakukan,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Candra menegaskan, fungsi pengawasan DPRD akan diarahkan untuk memastikan ada solusi konkret, baik dalam bentuk percepatan komunikasi, fasilitasi teknis, maupun langkah antisipatif menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Di sisi lain, petani asal Kecamatan Kalisat, Hendrik Wibaono, mengaku berharap ada fasilitasi komunikasi dari pemerintah daerah agar hasil panen mereka tetap terserap.
Ia menyebut, tingginya kadar air gabah bukan semata karena hujan, tetapi juga akibat banjir di wilayah Jember bagian timur dan utara yang menyebabkan lahan sawah tergenang.

“Kalau hujan memang tidak bisa kita hindari. Kami hanya berharap ada bantuan dan solusi dari pemerintah supaya gabah tetap bisa dijual dengan harga yang layak,” ujarnya.

Sebagai informasi, Perum Bulog Cabang Jember mencatat realisasi penyerapan gabah petani sepanjang 2025 mencapai 118 ribu ton. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi di Jawa Timur dan melampaui target yang ditetapkan. Namun untuk 2026, Bulog belum dapat merilis angka serapan karena masih dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi cuaca dan kualitas gabah.

DPRD berharap sinergi cepat antara pemerintah daerah dan Bulog dapat menjaga stabilitas harga serta memastikan hasil panen petani tetap terserap secara optimal. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

TP PKK Sumenep Gelar Silaturahmi, Nia Fauzi Minta Hapus Sekat demi Kesejahteraan Rakyat

SUMENEP – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia ...
LEGISLATIF

APBD 2027 Kota Malang Didorong Biayai Terapi Disabilitas, Made Usulkan Gandeng MAC

MALANG – APBD Kota Malang 2027 didorong mengakomodasi kebutuhan pelayanan terapi, pendampingan profesional, hingga ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Pelaku Usaha Kafe Pindah ke Food Court Pasar Pon, Gratis Sewa Setahun

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengajak para pelaku usaha kafe yang selama ini berjualan di ...
KRONIK

Bupati Lukman Tinjau Normalisasi Sungai di Langkap, Pastikan Sesuai Kebutuhan Petani

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, meninjau pekerjaan normalisasi sungai di Desa Langkap, Kecamatan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti Penurunan Anggaran Infrastruktur dalam RAPBD Kota Madiun 2027

MADIUN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti penurunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) ...
KRONIK

Serap Aspirasi, Ansari Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Keagamaan di Madura

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, menampung beragam aspirasi masyarakat melalui kegiatan bertajuk ...