Selasa
21 Juli 2026 | 5 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Dukung Anggaran Mamin dan Perdin OPD Pemkab Malang Dipangkas

pdip-jatim-darmadi-dprd-malang-kab-270621

MALANG –  DPRD Kabupaten Malang menyetujui rencana pemangkasan sebagian anggaran makan dan minum (mamin) serta perjalanan dinas (perdin) untuk keperluan penanganan wabah Covid-19.

Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi mengutarakan, pemangkasan ini dilakukan untuk menopang pemulihan ekonomi daerah (PED) mengingat saat ini pandemi Covid-19 masih belum usai di wilayah Kabupaten Malang.

“Anggaran makan minum itu ada di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Jadi selama pandemi ini kan banyak pengurangan kegiatan rapat koordinasi secara tatap muka,” terang Darmadi, Rabu (15/9/2021).

Selain pemangkasan anggaran makan dan minum, dia juga membenarkan adanya pemangkasan anggaran pengurangan perjalanan dinas selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM masih berlangsung.

Menurutnya, anggaran yang sebelumnya sudah dialokasikan tersebut juga sangat kecil kemungkinannya untuk dapat diserap. Sehingga, anggaran tersebut dinilai akan lebih efisien jika dialihkan untuk keperluan yang lebih mendesak.

Selain itu, pengalihan anggaran ini juga bertujuan untuk merasionalisasi kegiatan-kegiatan yang memang tidak bisa dilaksanakan.

“Nanti dalam evaluasi akan tahu, di SKPD atau unit kerja, kegiatan mana saja yang tidak bisa dilaksanakan. Tapi pada prinsipnya, terkait dengan PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional), jadi prioritas dan mengefektifkan waktu agar bisa berjalan sampai akhir tahun,” ujarnya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang tersebut meminta, kepada Pemkab Malang untuk lebih cermat dalam penggunaan anggaran. Terlebih pengalihan anggaran yang diperuntukan bagi kegiatan-kegiatan yang di masa pandemi Covid-19 ini, kurang begitu perlu dan mendesak untuk diselenggarakan.

Sementara itu, Bupati Malang H.M. Sanusi menyepakati usulan DPRD Kabupaten Malang untuk melakukan refocusing terhadap anggaran belanja mamin dan perjalanan dinas.

Dia mengatakan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Malang masih membahas rencana pengalihan anggaran perjalanan dinas dan makan minum.

”Dana perjalanan dinas dan makan minum kan tidak digunakan, jadi dialihkan untuk yang lebih urgent di Kabupaten Malang,” kata Sanusi.

Dia mengatakan pengalihan anggaran perjalanan dinas dan makan minum itu akan diperuntukkan untuk optimalisasi upaya pemulihan ekonomi.

Dana pemulihan ekonomi akan digunakan untuk infrastruktur seperti perbaikan jalan, jembatan, dan irigasi pertanian. Selain itu, Pemkab Malang juga memperhatikan aktivitas ekonomi melalui usaha mikro, kecil, dan menengah. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...