PDI Perjuangan Jawa Timur meminta kader di Jember mengutamakan kepentingan rakyat dan siap menghadapi tantangan politik digital menuju Pemilu 2029.
JEMBER — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur meminta seluruh kader partai di Kabupaten Jember untuk mengedepankan kepentingan masyarakat dibanding kepentingan pribadi maupun kelompok.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Kepala Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jatim, Agus Wicaksono, saat menghadiri pelantikan 341 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP se-Kabupaten Jember di Grand Ballroom Hotel Cempaka, Minggu (24/5/2026).
“Kita harus lebih mencintai masyarakat daripada ego kita sendiri,” tegas Agus Wicaksono dalam sambutannya.
Baca juga: Widarto: PAC dan Ranting PDIP Harus Hadir Jadi Solusi Problem Rakyat
Wakil Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur tersebut menilai tantangan politik ke depan semakin berat, terutama dengan meningkatnya pragmatisme masyarakat dalam momentum politik.
Menurutnya, kondisi tersebut harus dijawab dengan penguatan politik perjuangan, bukan praktik politik uang.
“Di Jember, pragmatisme rakyat dalam event politik naik. Untuk itu, kita tidak boleh gentar. Kita harus bertekad menjungkirbalikkan politik uang menjadi politik perjuangan,” katanya.

Agus juga menyoroti perubahan pola penyebaran informasi politik di tengah perkembangan demokrasi digital saat ini.
Ia menyebut media sosial kini bukan hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga media pertukaran gagasan dan pandangan politik masyarakat.
“Ada pergeseran pola informasi politik terhadap demokrasi kita. Hari ini media sosial bukan hanya hiburan, tetapi juga media tukar pikiran,” ujarnya.
Karena itu, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur meminta seluruh kader mampu beradaptasi dengan perkembangan digital tanpa meninggalkan kerja-kerja politik langsung di tengah masyarakat.
Menurut Agus, pertarungan politik mendatang tidak hanya berlangsung di lapangan, tetapi juga di ruang digital.
“Kita tetap bertarung di darat, tetapi di dunia digital juga harus hadir. Sehingga kita bangun kolaborasi,” katanya.
Ia juga mengingatkan dominasi pemilih muda pada Pemilu 2029 menjadi tantangan sekaligus peluang bagi partai politik.

Menurut Agus, generasi Z diperkirakan akan menjadi kelompok pemilih terbesar sehingga regenerasi kader harus dipersiapkan sejak sekarang.
“Kaum Gen Z akan mendominasi pada Pemilu 2029 nanti. Maka PDI Perjuangan harus siap,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agus menegaskan penguatan partai harus dilakukan secara konstitusional dengan menyiapkan kader-kader matang untuk ditempatkan dalam kontestasi politik daerah.
“Kita harus merawat kemenangan secara konstitusional dengan menempatkan kader PDI Perjuangan di kepala daerah ataupun wakil kepala daerah. Dan kader tersebut harus digembleng di kawah candradimuka PDI Perjuangan,” katanya.
Meski demikian, ia memastikan partainya tetap membuka ruang kolaborasi dengan berbagai kekuatan politik demi kepentingan masyarakat luas.
“Kita juga harus mampu berkolaborasi dengan berbagai partai politik yang ada di sini agar meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jember,” tuturnya.
Pelantikan 341 PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Jember tersebut menjadi bagian dari penguatan struktur partai hingga tingkat bawah menjelang agenda politik mendatang.
Selain menekankan regenerasi kader muda, partai juga mendorong penguatan disiplin organisasi dan kerja-kerja kerakyatan di tengah masyarakat. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










