Widarto meminta PAC dan Ranting PDIP di Jember hadir menjadi solusi persoalan rakyat melalui kerja nyata, disiplin kader, dan pendidikan politik.
JEMBER — Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, menegaskan Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Ranting PDIP di Jember harus hadir menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan rakyat di tengah situasi ekonomi dan sosial yang dinilai semakin berat.
Pesan tersebut dia sampaikan saat pelantikan 341 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Jember di Grand Ballroom Hotel Cempaka, Minggu (24/5/2026).
“Momentum itu hadir hari ini, rakyat sedang butuh kita. Situasi geopolitik memanas, ekonomi kita sedang sulit, kriminalitas meningkat. Di situlah PAC dan ranting kita harus hadir menjadi bagian solusi atas problem rakyat yang ada,” tegas Widarto.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga menekankan pentingnya disiplin kader sebagai bagian dari kultur organisasi partai.
Wakil Ketua DPRD Jember itu bahkan menegaskan kader yang tidak mengenakan atribut pin Bung Karno dalam prosesi pelantikan tidak diperkenankan dilantik.
“Tidak pakai pin Bung Karno di pecinya, tidak jadi kita lantik. Ini menjadi hal penting untuk mengajarkan kader kita kedisiplinan,” ungkapnya.
Menurut Widarto, disiplin merupakan nilai dasar yang harus dimiliki seluruh kader partai agar mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Ia menilai partai politik memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah rakyat, terutama dalam situasi penuh tantangan seperti saat ini.

“Ini menjadi tantangan yang harus kita jawab dengan disiplin dan menjadi teladan bagi rakyat. Karena partai adalah obor bagi rakyat,” ujarnya.
Widarto berharap kerja nyata kader di tingkat bawah dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap partai politik. “Dengan ini, kepercayaan rakyat dapat kembali kepada partai politik,” katanya.
Selain penguatan disiplin organisasi, DPC PDI Perjuangan Jember juga meminta seluruh kader aktif melakukan pendidikan politik kepada masyarakat.
Menurut Widarto, masyarakat perlu dibekali pemahaman politik yang baik agar mampu menentukan pilihan secara tepat dalam setiap momentum demokrasi.
“Kader PDI Perjuangan harus ambil peran melakukan pendidikan politik. Salah satunya mengajarkan pentingnya kapasitas dalam memilih agar rakyat tidak salah menentukan pilihan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan seluruh struktur partai mulai tingkat ranting, PAC, DPC hingga anggota fraksi wajib menjalankan komitmen pengabdian kepada rakyat.
“Seluruh kader dari ranting hingga DPC partai dan fraksi harus tegas melaksanakan komitmen partai untuk mengabdi pada rakyat,” katanya.
Diketahui, pelantikan kali ini melibatkan 341 pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Jember.
Komposisi kepengurusan disebut cukup beragam dengan keterwakilan perempuan mencapai 40 persen.
Sementara berdasarkan kelompok usia, kepengurusan PAC diisi 31 persen kader Generasi Z, 24 persen milenial, 41 persen Generasi X, dan 4 persen baby boomers. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










