Selasa
21 April 2026 | 6 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPD Jatim Siap Gembleng Ideologi Partai bagi Ketua dan Sekretaris PAC

pdip-jatim-danro-200421

SURABAYA – Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Badiklatda) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ancang-ancang menggelar diklat kader pratama di Wisma Perjuangan, Kota Batu.

Meski pandemi sudah melandai, termasuk di Kota Batu, kaderisasi tingkat pertama itu bakal menerapkan protokol kesehatan (prokes) sangat ketat.

Kepala Badiklatda DPD PDI Perjuangan Jatim Daniel Rohi mengatakan, pelaksanaan sekolah kader tersebut bakal digelar secara tatap muka (offline) di Wisma Perjuangan 1-3 Oktober 2021 dan terus digelar setiap minggunya sampai bulan Desember.

Menurutnya, dengan adanya perkembangan luar biasa di wilayah Kota Batu dan beberapa daerah di Jawa Timur yang sudah masuk PPKM Level 1, kegiatan kaderisasi bisa dilaksanakan secara offline dengan prokes Covid-19 secara ketat.

“Berangkat dari pada kondisi ini, Badiklatda ditugaskan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Timur untuk menyelenggarakan diklat pratama bagi ketua dan sekretaris PAC (Pengurus Anak Cabang) PDI Perjuangan se-Jawa Timur,” jelas Daniel Rohi, Senin (28/9/2021).

Sesuai data yang dimiliki Badiklatda Jatim, total ada 666 PAC PDIP di Jawa Timur. Atas arahan Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi, ungkapnya, diklat ini hanya bisa diikuti Ketua dan Sekretaris PAC yang belum pernah mengikuti diklat pratama.

“Setelah saya lihat datanya sepintas, Ketua dan Sekretaris PAC yang sudah mengikuti diklat pratama terhitung lumayan banyak. Semulanya direncanakan akan ada 14 angkatan dengan setiap angkatan sekitar 100 orang, tapi saya perkirakan mungkin nanti hanya ada 5-6 angkatan,” ujarnya.

“Malam ini akan kita data ulang supaya tahu berapa peserta fix-nya,” lanjut anggota Komisi B DPRD Provinsi Jatim tersebut.

Terkait persiapan diklat untuk meningkatkan pemahaman ideologi bagi Ketua dan Sekretaris PAC ini, Badiklatda PDIP Jatim kemarin menggelar rapat koordinasi (rakor) di kantor DPD Jatim di Surabaya.  

Wakil Sekretaris Eksternal DPD PDI Perjuangan Jatim Yordan M Batara Goa yang memimpin rakor menegaskan, peserta diklat pratama nantinya wajib sudah divaksin Covid minimal dosis pertama.

“Peserta diklat pratama harus sudah vaksin minimal dosis pertama, ini sesuai dengan standar dari DPP waktu kami mengirim utusan untuk kaderisasi di Jakarta,” tandas Yordan.

“Pengecualian bagi peserta yang baru sembuh dari Covid dan belum bisa vaksin, untuk itu diharap membawa surat sudah sembuh Covid,” imbuh anggota Komisi A DPRD Jatim tersebut. (sani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Madiun Gembleng Kader Muda di Sekolah Politik, Siapkan Mesin 2029

PDIP Kabupaten Madiun akan menggembleng kader muda melalui sekolah politik sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029 ...
KRONIK

Indi Naidha Tekankan Akses Kerja dan Beasiswa bagi Disabilitas Jember 

Indi Naidha menegaskan pemerintah wajib memberdayakan penyandang disabilitas dan mendorong implementasi Perda ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Salurkan Bantuan Alsintan untuk Petani Jombang

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menyerahkan bantuan alat dan ...
KRONIK

Industri Makin Banyak, Ini Strategi Pemkab Ngawi Agar Tenaga Kerja Lokal Terserap Maksimal

NGAWI – Pertumbuhan industri di Kabupaten Ngawi terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, tercatat sudah ada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Tekankan Restrukturisasi PDIP Kabupaten Madiun, Siapkan Mesin Politik 2029

Deni Wicaksono menegaskan Musancab PDIP se- Kabupaten Madiun sebagai bagian restrukturisasi organisasi untuk ...
KRONIK

Erma Tegaskan Pelibatan Gen Z pada Struktur PAC Melalui Proses Panjang

TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten, Erma Susanti, menegaskan bahwa pelibatan Gen Z dalam pengisian ...